Bittime menjadi crypto terbesar ketiga di Indonesia
Rabu, 29 Mei 2024 6:49 WIB
Ilustrasi token Palapa (PLPA) dari PT Utama Aset Digital Indonesia atau Bittime. (Bittime)
Jakarta (ANTARA) - Platform investasi aset kripto PT Utama Aset Digital Indonesia atau Bittime menjadi crypto exchange terbesar ketiga di Indonesia dalam 15 bulan setelah beroperasi, berdasarkan data CoinGecko.
“Bittime sangat mementingkan keamanan, kenyamanan, dan diversifikasi aset kripto untuk penggunanya. Inilah alasan utama mengapa Bittime disukai oleh pengguna,” ujar CEO Bittime Ryan Lymn dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Bittime jadi crypto exchange
Ryan menjelaskan, pihaknya menyediakan token yang lengkap dan beragam, serta berkomitmen menyediakan token meme dan hype yang terbaru dan populer di pasar aset kripto.
“Saat ini, pengguna telah mencapai lebih dari 500 ribu orang dan terus menerus bertambah,” ujar Ryan.
Selain itu, lanjutnya, perseroan juga menghadirkan produk staking, yang membantu pengguna memperoleh imbal hasil yang stabil selama periode kepemilikan token. Adapun, aset kripto yang didukung produk staking mencakup beberapa token arus utama hingga token meme yang populer.
Produk staking Bittime telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan, yang mana saat ini hanya ada dua platform pertukaran aset kripto yang memiliki izin tersebut di Indonesia.
Ryan menjelaskan, mencermati permintaan pasar merupakan fokus Bittime untuk memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan investor aset kripto, seiring baru-baru ini telah merilis kampanye token platform, bernama Palapa.
Menurut white paper resmi, Palapa akan memainkan peran penting dalam ekosistem Bittime, dengan fungsi diantaranya memberikan diskon biaya transaksi, kuota layanan kustodian, kemampuan tata kelola, imbal hasil yang staking yang lebih tinggi, serta airdrop untuk token baru.
Baca juga: Harga Bitcoin menguat dipicu inflasi AS yang sesuai ekspektasi
Baca juga: Harga Bitcoin tak jamin akan naik setelah "halving"
“Dengan memiliki token Palapa, pengguna akan dapat meningkatkan pengalaman perdagangan aset kripto mereka dan memperoleh banyak keuntungan dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan Bittime,” ujar Ryan.
Ryan melanjutkan, bahwa Palapa sebagai token platform utilitas merupakan modul fungsional penting yang akan menguntungkan pemiliknya sebagai pengguna Bittime, yang mana dalam roadmap-nya, token Palapa juga akan memiliki produk derivatif dan staking.
Saat ini Bittime sedang mengadakan kampanye airdrop gratis untuk meluncurkan Palapa sebagai token platform, dengan tercatat lebih dari jutaan peserta telah berpartisipasi dan total hadiah yang disiapkan mencapai 3 juta token Palapa.
“Bittime sangat mementingkan keamanan, kenyamanan, dan diversifikasi aset kripto untuk penggunanya. Inilah alasan utama mengapa Bittime disukai oleh pengguna,” ujar CEO Bittime Ryan Lymn dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Bittime jadi crypto exchange
Ryan menjelaskan, pihaknya menyediakan token yang lengkap dan beragam, serta berkomitmen menyediakan token meme dan hype yang terbaru dan populer di pasar aset kripto.
“Saat ini, pengguna telah mencapai lebih dari 500 ribu orang dan terus menerus bertambah,” ujar Ryan.
Selain itu, lanjutnya, perseroan juga menghadirkan produk staking, yang membantu pengguna memperoleh imbal hasil yang stabil selama periode kepemilikan token. Adapun, aset kripto yang didukung produk staking mencakup beberapa token arus utama hingga token meme yang populer.
Produk staking Bittime telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan, yang mana saat ini hanya ada dua platform pertukaran aset kripto yang memiliki izin tersebut di Indonesia.
Ryan menjelaskan, mencermati permintaan pasar merupakan fokus Bittime untuk memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat dan investor aset kripto, seiring baru-baru ini telah merilis kampanye token platform, bernama Palapa.
Menurut white paper resmi, Palapa akan memainkan peran penting dalam ekosistem Bittime, dengan fungsi diantaranya memberikan diskon biaya transaksi, kuota layanan kustodian, kemampuan tata kelola, imbal hasil yang staking yang lebih tinggi, serta airdrop untuk token baru.
Baca juga: Harga Bitcoin menguat dipicu inflasi AS yang sesuai ekspektasi
Baca juga: Harga Bitcoin tak jamin akan naik setelah "halving"
“Dengan memiliki token Palapa, pengguna akan dapat meningkatkan pengalaman perdagangan aset kripto mereka dan memperoleh banyak keuntungan dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan Bittime,” ujar Ryan.
Ryan melanjutkan, bahwa Palapa sebagai token platform utilitas merupakan modul fungsional penting yang akan menguntungkan pemiliknya sebagai pengguna Bittime, yang mana dalam roadmap-nya, token Palapa juga akan memiliki produk derivatif dan staking.
Saat ini Bittime sedang mengadakan kampanye airdrop gratis untuk meluncurkan Palapa sebagai token platform, dengan tercatat lebih dari jutaan peserta telah berpartisipasi dan total hadiah yang disiapkan mencapai 3 juta token Palapa.
Pewarta : Muhammad Heriyanto
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Oscar 2026: "Wicked: For Good" gagal tembus nominasi utama, berikut daftarnya
23 January 2026 17:19 WIB
Presiden Prabowo menginginkan Pertamina bersih, ingatkan Simon "jangan cari kaya"
13 January 2026 5:09 WIB
Dirut PLN pimpin siaga Tahun Baru 2026, PLN UIW NTB pastikan kelistrikan andal
31 December 2025 19:48 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Danantara hadiri pertemuan BEI--MSCI, Pandu Sjahrir: Kami hanya ikut menyimak
02 February 2026 18:32 WIB
IHSG melemah, Investor asing wait and see jelang pertemuan otoritas dengan MSCI
02 February 2026 10:28 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp3,027 juta/gr, Senin 2 Februari 2026
02 February 2026 10:19 WIB