Dua pelaku jambret diamuk massa hingga babak belur di Lombok Timur
Kamis, 27 Juni 2024 16:16 WIB
Dua warga Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur yakni Rian (19) dan Rizki (20) tertangkap tangan warga saat melakukan aksi penjambretan di depan Puskesmas Denggen kecamatan Selong. Tertangkap tangan dan diamuk massa hingga babak belur pada Kamis (27/6/2024) sekitar pukul 14.00 Wita. (ANTARA/Dimyati)
Lombok Timur (ANTARA) - Dua warga Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur yakni Rian (19) dan Rizki (20) tertangkap tangan warga saat melakukan aksi penjambretan di depan Puskesmas Denggen Kecamatan Selong. Tertangkap tangan dan diamuk massa hingga babak belur pada Kamis (27/6) sekitar pukul 14.00 Wita.
Kedua pelaku kini diamankan di tahanan Polsek Selong untuk menjalani proses hukum, sementara korban yang alami luka akibat ulah kedua pelaku dalam perawatan intensif di Puskesmas.
Informasi yang dihimpun. Sebelum aksi penjambretan terjadi korban Isti (16) seorang pelajar warga Desa Denggen Kecamatan Selong melintas di TKP menggunakan sepeda motor sambil menelpon.
Tanpa disadari korban, dirinya di buntuti kedua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor. Sesampai di TKP ( depan Puskesmas Denggen), tiba tiba pelaku mendekati korban dari sebelah kiri.
Korban yang tak memiliki rasa curiga terhadap kedua pelaku saat mendekatinya pun dikira mau menyapa sehingga korban biasa saja. Karena satu di antara pelaku korban kenal tapi tak tahu namanya, hanya kenal wajah. tetapi tak tahunya, saat mendekat tiba-tiba pelaku yang dibonceng yang dikenal korban tiba-tiba merampas HP yang dipegangnya.
Setelah HP berpindah tangan, pelaku pun sempat mengancam korban menggunakan ketapel dan berusaha untuk kabur.
Namun apes bagi kedua korban. Saat pelaku akan kabur tersebut. Korban pun seketika berteriak jambret dan mengejar pelaku. Korban pun berhasil menghentikan pelarian pelaku setelah menabrakkan sepeda motornya dengan motor pelaku, dan keduanya terjatuh.
Saat terjatuh itu pun, pelaku tak bisa kabur. Karena warga datang seketika, dan kedua pelaku pun sempat diamuk massa.
Untungnya nyawa kedua pelaku berhasil terselamatkan ketika anggota Polsek yang sigap datangi TKP, dan melakukan evakuasi terhadap kedua pelaku dari amukan massa, dan membawanya ke kantor Polsek.
Tak itu saja, kendaraan yang digunakan pelaku pun menjadi sasaran kemarahan massa. Sepeda motornya dibakar. Sementara korban yang alami luka akibat terjatuh dari sepeda motor pun dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan.
Kapolsek Kota Selong Ipda Abdul Hadi didampingi Kasi Humadls Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua pelaku jambret yang di diamuk massa di wilayah Denggen tersebut.
"Pelaku berhasil di evakuasi dari amukan massa, oleh anggota " katanya.
Kedua pelaku kini diamankan di tahanan Polsek Selong untuk menjalani proses hukum, sementara korban yang alami luka akibat ulah kedua pelaku dalam perawatan intensif di Puskesmas.
Informasi yang dihimpun. Sebelum aksi penjambretan terjadi korban Isti (16) seorang pelajar warga Desa Denggen Kecamatan Selong melintas di TKP menggunakan sepeda motor sambil menelpon.
Tanpa disadari korban, dirinya di buntuti kedua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor. Sesampai di TKP ( depan Puskesmas Denggen), tiba tiba pelaku mendekati korban dari sebelah kiri.
Korban yang tak memiliki rasa curiga terhadap kedua pelaku saat mendekatinya pun dikira mau menyapa sehingga korban biasa saja. Karena satu di antara pelaku korban kenal tapi tak tahu namanya, hanya kenal wajah. tetapi tak tahunya, saat mendekat tiba-tiba pelaku yang dibonceng yang dikenal korban tiba-tiba merampas HP yang dipegangnya.
Setelah HP berpindah tangan, pelaku pun sempat mengancam korban menggunakan ketapel dan berusaha untuk kabur.
Namun apes bagi kedua korban. Saat pelaku akan kabur tersebut. Korban pun seketika berteriak jambret dan mengejar pelaku. Korban pun berhasil menghentikan pelarian pelaku setelah menabrakkan sepeda motornya dengan motor pelaku, dan keduanya terjatuh.
Saat terjatuh itu pun, pelaku tak bisa kabur. Karena warga datang seketika, dan kedua pelaku pun sempat diamuk massa.
Untungnya nyawa kedua pelaku berhasil terselamatkan ketika anggota Polsek yang sigap datangi TKP, dan melakukan evakuasi terhadap kedua pelaku dari amukan massa, dan membawanya ke kantor Polsek.
Tak itu saja, kendaraan yang digunakan pelaku pun menjadi sasaran kemarahan massa. Sepeda motornya dibakar. Sementara korban yang alami luka akibat terjatuh dari sepeda motor pun dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan.
Kapolsek Kota Selong Ipda Abdul Hadi didampingi Kasi Humadls Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua pelaku jambret yang di diamuk massa di wilayah Denggen tersebut.
"Pelaku berhasil di evakuasi dari amukan massa, oleh anggota " katanya.
Pewarta : Dimyati
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lombok Timur
Lihat Juga
Banjir Jerowaru Lombok Timur: Puluhan KK diungsikan, makanan jadi prioritas
25 February 2026 11:45 WIB
Siswi SMKN 3 Selong tewas tabrakan dengan mobil oknum polisi di Lombok Timur
23 February 2026 17:39 WIB
Bejat! pelajar di Lombok Timur diduga jadi korban kekerasan seksual oleh tiga pemuda
22 February 2026 13:11 WIB
ITSRC hadir di Teluk Ekas, NTB optimistis krisis bibit rumput laut teratasi
20 February 2026 16:17 WIB