Promosikan budaya lokal, Aruna Senggigi siapkan pengalaman berpakaian adat Suku Sasak bagi tamu
Rabu, 24 Juli 2024 8:31 WIB
Ilustrasi - Mengenakan pakaian adat Suku Sasak atau suku di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. (ANTARA/HO-Aruna)
Lombok Barat (ANTARA) - Hotel Aruna Senggigi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus berinovasi dan melakukan berbagai terobosan untuk memberikan pengalaman menginap yang istimewa bagi tamu.
Kali ini, Aruna Senggigi mengajak tamu untuk mengenal lebih dekat budaya lokal dengan menyediakan pakaian adat Suku Sasak bagi tamu yang menginap.
General Manager Aruna Senggigi, Aditya Maulana menjelaskan, program tersebut diadakan untuk memberikan pengalaman unik bagi tamu sekaligus sebagai sarana hotel untuk berkontribusi dalam mempromosikan budaya lokal.
"Program ini bernama Bepayas Sasak, yang artinya berdandan seperti Suku Sasak. Kami menyediakan baju Lambung untuk wanita dan Pigon lengkap dengan sapuknya untuk pria," katanya.
Tamu bisa mencoba mengenakan pakaian adat Suku Sasak ini dan kemudian mengabadikannya di salah satu lokasi ikonik di Hotel Aruna Senggigi yang Bernama Kampung Lombok.
Baca juga: Warga Spanyol bantah lakukan penipuan investasi di Gili Air Lombok Utara
Baca juga: MTQ ke-XXX tingkat Provinsi NTB 2024 dipusatkan di Sumbawa Barat
Kampung Lombok memiliki beberapa berugak (bangunan berupa panggung terbuka dengan empat atau enam tiang beratap berbentuk seperti lumbung dengan atap alang-alang) yang merupakan bangunan khas masyarakat Sasak yang biasa digunakan untuk bersantai atau bercengkerama bersama.
"Program ini gratis bagi tamu menginap. Kami terus berupaya agar tamu kami merasakan pengalaman yang berbeda saat menginap di Aruna Senggigi,” ucap Aditya.
Kali ini, Aruna Senggigi mengajak tamu untuk mengenal lebih dekat budaya lokal dengan menyediakan pakaian adat Suku Sasak bagi tamu yang menginap.
General Manager Aruna Senggigi, Aditya Maulana menjelaskan, program tersebut diadakan untuk memberikan pengalaman unik bagi tamu sekaligus sebagai sarana hotel untuk berkontribusi dalam mempromosikan budaya lokal.
"Program ini bernama Bepayas Sasak, yang artinya berdandan seperti Suku Sasak. Kami menyediakan baju Lambung untuk wanita dan Pigon lengkap dengan sapuknya untuk pria," katanya.
Tamu bisa mencoba mengenakan pakaian adat Suku Sasak ini dan kemudian mengabadikannya di salah satu lokasi ikonik di Hotel Aruna Senggigi yang Bernama Kampung Lombok.
Baca juga: Warga Spanyol bantah lakukan penipuan investasi di Gili Air Lombok Utara
Baca juga: MTQ ke-XXX tingkat Provinsi NTB 2024 dipusatkan di Sumbawa Barat
Kampung Lombok memiliki beberapa berugak (bangunan berupa panggung terbuka dengan empat atau enam tiang beratap berbentuk seperti lumbung dengan atap alang-alang) yang merupakan bangunan khas masyarakat Sasak yang biasa digunakan untuk bersantai atau bercengkerama bersama.
"Program ini gratis bagi tamu menginap. Kami terus berupaya agar tamu kami merasakan pengalaman yang berbeda saat menginap di Aruna Senggigi,” ucap Aditya.
Pewarta : Awaludin
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengusaha transportasi NTB tolak perusahaan otobus SJ beroperasi di Lombok
09 January 2026 15:13 WIB
Menebar kasih Natal, Aruna Senggigi wujudkan kepedulian sosial untuk panti asuhan
30 December 2025 13:05 WIB
Aruna Senggigi bantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
30 December 2025 12:59 WIB
Libur Natal dan Tahun Baru: Aruna Senggigi tawarkan aktivitas edukatif anak dan promo spesial
13 December 2025 8:52 WIB