Jakarta (ANTARA) - Markas Satria Muda Pertamina Jakarta, yakni Britama Arena, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Selatan, masih angker bagi lawan-lawannya di Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

Berdasarkan statistik IBL yang dikutip di Jakarta, Kamis, klub pemegang cincin juara terbanyak IBL itu tidak terkalahkan dalam empat pertandingan kandang terakhir.

Bahkan, dari total lima pertandingan musim ini, skuad asuhan Youbel Sondakh juga tidak terkalahkan.  Hasil itu membuat Abraham Damar Grahita (Bram) dan kawan-kawan, menjadi satu-satunya klub yang tidak terkalahkan selama lima laga yang sudah dilakoni.

Pada laga perdana, mereka melawat ke markas Prawira Bandung di C-Tra Arena Prawira, pada Sabtu (11/1) lalu. Satria berhasil mencuri kemenangan dari skuad asuhan David Singleton, dengan skor 80-76.

Kemudian, saat menjamu Kesatria Bengawan Solo, Jumat (17/1), Satria Muda yang dihuni salah satu guard asing produktif, yakni Le'Bryan Nash berhasil menang 80-74. Kevin Moses Poetiray terpaksa takluk pada menit akhir pertandingan, berkat kontribusi paling banyak oleh Nash dan Bram.

Pada laga ketiga, Minggu (19/), giliran Satya Wacana Salatiga yang harus merasakan aura magis Britama Arena. Skuad Jerry Lolowang kalah telak dengan skor 56-90.

Baca juga: Satya Wacana tatap laga ketujuh di IBL

Pada pekan keempat, Jumat (31/1), Hangtuah Jakarta yang bertamu ke markas Widya Putra Teja dan rekannya. Laga berlangsung sengit, tetapi sorakan penonton yang bergemuruh di stadion, menambah semangat Bram selaku kapten untuk meneruskan tren positif dari tiga laga sebelumnya, alhasil mereka menang 85-72.

Diftha Pratama dan kawan-kawan, dibuat pulang dengan kepala tertunduk. Terakhir, pada laga kelima di pekan keempat IBL, selisih poin yang banyak kembali terjadi. Kali ini, Borneo Hornbills yang diasuh Ismael Tan yang menjadi korban angker-nya Britama Arena.

Baca juga: IBL 2025: Rans Simba salip Kesatria Bengawan Solo

Michael Rashad Qualls dan kawan-kawan, tertunduk lesu karena harus pulang dan menanggung beban skor 67-104.

Saat ini, Satria Muda Pertamina Jakarta berada di peringkat kelima klasemen sementara IBL Gopay 2025 dan mengantongi 10 poin. Empat tim di atas mereka memiliki jumlah poin dan pertandingan lebih banyak, walaupun dengan rekor pertandingan (menang-kalah) yang bervariasi. Pada Jumat (7/2) mendatang, Widya Putra Teja akan melawat ke Kota Surabaya, guna bertanding melawan Pacific Caesar Surabaya.