Jakarta (ANTARA) - Pebasket muda Pelita Jaya Jakarta Hendrick Xavi Yonga memilih memanfaatkan waktu guna memperkuat kedekatan atau chemistry dengan pemain lain menjelang dimulainya Indonesian Basketball League (IBL) 2026, Sabtu (10/1).

Dia mengatakan, sisa waktu beberapa hari sebelum kompetisi dimulai menjadi momentum penting untuk memperkuat chemistry antarpemain di dalam tim.

"Untuk menatap IBL 2026, secara pribadi bagi saya adalah salah satunya dengan meningkatkan komunikasi kepada sesama pemain," kata Hendrick dalam kegiatan Persiapan Pembukaan IBL 2026, di Jakarta, Selasa.

Dia mengaku, persaingan IBL musim ini diprediksi semakin ketat sehingga kesiapan mental dan kebersamaan tim menjadi faktor krusial, selain aspek teknis di lapangan. Oleh karena itu, Pelita Jaya khususnya dia, berupaya memaksimalkan masa persiapan akhir dengan mempererat hubungan personal antarpemain.

Menurut dia, chemistry yang terbangun dengan baik diyakini akan berdampak langsung terhadap performa tim, baik saat latihan maupun ketika menjalani pertandingan resmi. Kekompakan di luar lapangan dinilai dapat memudahkan komunikasi dan kerja sama saat menghadapi tekanan di dalam laga.

Hendrick menyatakan, terdapat berbagai cara sederhana namun efektif untuk membangun kedekatan antarpemain. Aktivitas bersama di luar jadwal latihan rutin menjadi pilihan untuk mencairkan suasana, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya di antara pemain.

Baca juga: Prastawa pilih untuk fokus awali IBL 2026

"Banyak cara untuk meningkatkan hubungan personal dengan pemain lain, seperti bermain boling, makan, atau pergi menonton ke bioskop bersama," ujar shooting guard berumur 23 tahun itu.

Yonga menambahkan, langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan non-teknis tim agar lebih solid dalam menghadapi kompetisi yang panjang.

Dengan memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum musim dimulai, dia optimistis Pelita Jaya dapat tampil lebih kompak dan siap bersaing di papan atas IBL 2026. Sejak musim 2022, Pelita Jaya Jakarta selalu berhasil menembus babak final Indonesian Basketball League (IBL). Namun, mereka hanya mampu sekali menjadi juara yaitu pada edisi 2024.

Baca juga: Tangerang Hawks yakin melangkah lebih jauh dalam IBL

Musim lalu atau 2025, mereka dikalahkan oleh Dewa United Banten dengan skor 1-2 (menang-kalah) dalam format pertandingan best-of-three. Kedua tim kembali bersua dalam pertandingan perdana IBL 2026, di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (10/1), pukul 19.00 WIB.

Kedua finalis IBL 2025 itu masing-masing akan bertanding di bawah pelatih kepala yang baru. Anak Dewa dikomandoi oleh Augustin Bosch, sedangkan tim tamu dilatih David Singleton. Laga tersebut dinanti oleh fan klub masing-masing, serta pencinta bola basket Tanah Air karena menyajikan rivalitas dan gengsi yang kuat.

 


 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026