Logo Header Antaranews Mataram

Banyak belajar dari empat pelatih dalam dua musim terakhir

Jumat, 9 Januari 2026 07:36 WIB
Image Print
Pemain sekaligus kapten Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa Dhyaksa (tengah), berbicara dalam kegiatan Peluncuran Ofisial Tim dan Pemain Pelita Jaya Jakarta untuk Indonesian Basketball League (IBL) 2026, di Jakarta, Kamis (8/1/2026). ANTARA/Donny Aditra

Jakarta (ANTARA) - Pemain sekaligus kapten Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa mengaku banyak belajar dari empat pelatih kepala dalam dua musim terakhir Indonesian Basketball League (IBL) atau sejak edisi 2024.

Menurut dia, pergantian pelatih kepala dari Rob Beveridge, Johannis Winar (Coach Ahang), Justin Tatum, dan sekarang David Singleton, merupakan pengalaman yang jarang dialami banyak pemain dalam rentang waktu singkat, namun memberikan dampak yang positif.

"Kami beruntung bisa dapat banyak pengetahuan dari pelatih berbeda, karena setiap pelatih itu punya positif atau mungkin negatifnya masing-masing, jadi kami bisa mengambil positifnya dari setiap pelatih dalam dua tahun terakhir," kata Prastawa dalam Peluncuran Ofisial Tim dan Pemain Pelita Jaya Jakarta untuk Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan, pergantian pelatih tersebut membuat pemain beradaptasi dengan beragam pendekatan atau filosofi permainan.

Sebab, perbedaan karakter pelatih membuat pemain memahami banyak sudut pandang permainan, mulai dari kedisiplinan hingga fokus pada sistem permainan atau pertahanan.

Proses itu dinilai memperkaya wawasan taktis pemain, sekaligus membentuk kedewasaan dalam menghadapi perubahan di level profesional.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pengalaman bekerja dengan beberapa pelatih menjadi pembelajaran berharga bagi skuad karena tujuan seluruh pelatih tetap sama, yakni meningkatkan kualitas pemain dan tim.

Pemain Pelita Jaya Jakarta Muhamad Arighi (ketiga kanan), berbicara dalam kegiatan Peluncuran Ofisial Tim dan Pemain Pelita Jaya Jakarta untuk Indonesian Basketball League (IBL) 2026, di Jakarta, Kamis (8/1/2026). ANTARA/Donny Aditra

Sementara itu, untuk menghadapi musim 2026, Pelita Jaya juga melakukan pembenahan komposisi pemain untuk menyempurnakan hasil berdasarkan evaluasi musim sebelumnya.

Sejumlah pemain lokal berpengalaman bergabung, ditambah kehadiran pemain yang baru kembali dari luar negeri, serta rookie yang dinilai potensial.

Baca juga: Singleton ingin fokus jalani satu per satu laga di IBL

Pemain Pelita Jaya Jakarta Muhamad Arighi menambahkan, perubahan tersebut membuat tim lebih siap tampil berbeda pada musim ini.

"Karena kekurangan yang dari tahun lalu kami perbaiki, sehingga tim akan tampil lebih berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya," kata guard tersebut.

Baca juga: Prastawa pilih untuk fokus awali IBL 2026

Sejumlah pemain-pemain lokal yang mumpuni telah bergabung ke klub yang bermarkas di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta itu, di antaranya Jacob Lobbu, Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, dan Putu Pande. Sedangkan rookie atau pemain debutan, yakni Candra Irawan dan Russel Nyoo.

Selain nama-nama tersebut, dua pemain Pelita Jaya yang sempat berlatih di luar negeri juga telah kembali bergabung. Mereka adalah Hendrick Xavi Yonga dari Amerika Serikat, serta Anto Boyratan (Australia).



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026