Logo Header Antaranews Mataram

Penyebab longsor Cisarua didominasi oleh faktor alam

Sabtu, 31 Januari 2026 05:19 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (30/1/2026). ANTARA/Rubby Jovan

Bandung (ANTARA) - Pakar Mitigasi Bencana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Hendro Murtianto menyebut penyebab longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, didominasi oleh faktor alam yang memicu terjadinya pergerakan masa tanah.

“Bahwa alih fungsi lahan memang berperan, tetapi bukan merupakan faktor dominan dalam kasus longsor Cisarua, karena titik awal longsoran berada di bagian atas Gunung Burangrang, bukan di daerah lereng kaki,” kata Hendro di Bandung, Jumat

Ia mengatakan kejadian longsor tersebut dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang didominasi oleh kondisi alam. Hendro menjelaskan faktor eksternal meliputi kemiringan lereng, curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus, relief, serta pola aliran air dari wilayah hulu hingga jenis penggunaan lahan.

Sementara itu, faktor internal berkaitan dengan kondisi geologi lapisan batuan, ketebalan tanah hasil pelapukan vulkanik, serta keberadaan bidang gelincir di bawah permukaan tanah yang dapat memicu pergerakan massa tanah saat kondisi jenuh air.

“Curah hujan yang tinggi secara terus-menerus membuat bidang gelincir menjadi licin dan tidak stabil,” katanya.

Baca juga: Membangun sistem komunikasi kebencanaan efektif

Menurutnya, kawasan Gunung Burangrang merupakan bagian dari bentang alam gunung api purba Gunung Sunda dengan relief terjal dan kemiringan lereng curam, sehingga secara alami memiliki potensi longsor yang tinggi.

Hendro menambahkan bahwa longsor sebagai fenomena alam dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk di kawasan hutan yang tidak berpenghuni.

Baca juga: Kelompok kerja AMPD mematangkan mitigasi bencana di NTB

Suatu peristiwa longsor, kata dia, baru disebut sebagai bencana apabila menimbulkan dampak langsung terhadap kehidupan manusia.

“Fenomena longsor itu alamiah. Yang menjadi masalah adalah ketika longsor tersebut berdampak pada kehidupan manusia,” katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026