Mabes TNI tidak temukan keterlibatan prajurit aktif dukung capres/cawapres 02
Sabtu, 23 Maret 2019 14:35 WIB
Mobil berplat TNI yang digunakan untuk acara Prabowo-Sandi. (Istimewa)
Mataram (ANTARA) - Markas Besar (Mabes) TNI menyimpulkan tidak menemukan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam acara Pasangan Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagaimana beredarnya video mobil dinas berpelat TNI yang viral di media sosial.
"Setelah melakukan penyelidikan awal di lingkungan internal TNI, POM TNI mengembangkan penyelidikan terhadap pihak-pihak terkait di lapangan. Tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini," kata Plh. Kabidpenum Puspen TNI Letkol Inf. Abidin Tobba dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu.
Dalam video tersebut tampak mobil dinas TNI bermerek Mitsubishi Pajero hitam pelat nomor 3005-00, dikelilingi banyak warga tengah menurunkan logistik.
Diketahui bahwa pemilik mobil Pajero berpleat nomor dinas TNI 3005-00 adalah seorang purnawirawan TNI, pensiun tahun 2001, berinisial RAT.
Pada saat pensiun, kata Abidin,yang bersangkutan mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.
"Pada hari Kamis (21/3) yang bersangkutan memerintahkan sopirnya, berinisial L, membeli nasi bungkus untuk dikirim ke Gedung Pajajaran Bogor. Awalnya mobil tersebut berangkat dengan menggunakan nomor registrasi sipil. Namun, karena macet, sopirnya (L) berinisiatif mengganti dengan pelat nomor dinas menuju Gedung Pajajaran Bogor," katanya.
Atas dasar hasil pengembangan perkara tersebut, POM TNI melakukan penyitaan pelat nomor dinas TNI 3005-00 yang tidak dilengkapi BNKB (STNK TNI).
Komandan Pom (Danpom) TNI Mayjen TNI Dedy Iswanto, saat jumpa pers, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3), mengakui bahwa dari data registrasi nomor kendaraan tersebut adalah benar milik Mabes TNI.
Namun, ada ketidaksesuaian antara nomor kendaraan dan jenis kendaraan.
"Registrasi nomor tersebut betul nomor militer di Mabes TNI. Namun, jenis kendaraannya tidak sesuai dengan registrasi yang ada di Mabes TNI," katanya.
Menurut dia, dari data register kendaraan Mabes TNI, pelat nomor 3005-00 seharusnya untuk kendaraan sedan jenis Mitsubishi Lancer, bukan Mitsubishi Pajero seperti dalam video yang beredar.
"Data di registrasi militer berjenis Mitsubishi Lancer," ucapnya
"Setelah melakukan penyelidikan awal di lingkungan internal TNI, POM TNI mengembangkan penyelidikan terhadap pihak-pihak terkait di lapangan. Tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini," kata Plh. Kabidpenum Puspen TNI Letkol Inf. Abidin Tobba dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu.
Dalam video tersebut tampak mobil dinas TNI bermerek Mitsubishi Pajero hitam pelat nomor 3005-00, dikelilingi banyak warga tengah menurunkan logistik.
Diketahui bahwa pemilik mobil Pajero berpleat nomor dinas TNI 3005-00 adalah seorang purnawirawan TNI, pensiun tahun 2001, berinisial RAT.
Pada saat pensiun, kata Abidin,yang bersangkutan mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.
"Pada hari Kamis (21/3) yang bersangkutan memerintahkan sopirnya, berinisial L, membeli nasi bungkus untuk dikirim ke Gedung Pajajaran Bogor. Awalnya mobil tersebut berangkat dengan menggunakan nomor registrasi sipil. Namun, karena macet, sopirnya (L) berinisiatif mengganti dengan pelat nomor dinas menuju Gedung Pajajaran Bogor," katanya.
Atas dasar hasil pengembangan perkara tersebut, POM TNI melakukan penyitaan pelat nomor dinas TNI 3005-00 yang tidak dilengkapi BNKB (STNK TNI).
Komandan Pom (Danpom) TNI Mayjen TNI Dedy Iswanto, saat jumpa pers, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3), mengakui bahwa dari data registrasi nomor kendaraan tersebut adalah benar milik Mabes TNI.
Namun, ada ketidaksesuaian antara nomor kendaraan dan jenis kendaraan.
"Registrasi nomor tersebut betul nomor militer di Mabes TNI. Namun, jenis kendaraannya tidak sesuai dengan registrasi yang ada di Mabes TNI," katanya.
Menurut dia, dari data register kendaraan Mabes TNI, pelat nomor 3005-00 seharusnya untuk kendaraan sedan jenis Mitsubishi Lancer, bukan Mitsubishi Pajero seperti dalam video yang beredar.
"Data di registrasi militer berjenis Mitsubishi Lancer," ucapnya
Pewarta : Antara
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemhan telusuri pengendara mobil dinas diduga bertransaksi dengan seorang PSK
10 April 2025 14:48 WIB
Kejari Lombok Timur ungkap peran dua tersangka korupsi KUR petani cabai Sembalun
04 December 2024 12:59 WIB, 2024
Ketum PSI Kaesang mengajak relawan milenial Plat K ikuti pemungutan suara
17 December 2023 6:08 WIB, 2023
Eks Kacab bank plat merah divonis 8 tahun penjara terkait korupsi dana KUR
06 July 2023 18:11 WIB, 2023
Mantan Kacab bank plat merah Mataram sebut dirinya tumbal perkara korupsi dana KUR
03 July 2023 19:55 WIB, 2023
Kasus KUR Lotim, Jaksa tuntut mantan kepala bank plat merah Mataram 14 tahun penjara
22 June 2023 19:57 WIB, 2023
Kejari Mataram: Kasus korupsi dana KUR bank plat merah masuk ke penyidikan
30 March 2023 17:10 WIB, 2023
Polda Bali selidiki wisatawan asing gunakan pelat nomor kendaraan palsu
05 March 2023 20:16 WIB, 2023