Jakarta (ANTARA) - Kakek Suminto (80), penarik becak asal Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyampaikan rasa bahagia setelah menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto.

"Perasan kulo seneng. Matur nuwun, Alhamdulillahi rabbil alamin," ujar Suminto usai menerima bantuan becak listrik yang disalurkan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (10/1) dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Minggu.

Ia juga menyampaikan doa dan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Mugo sehat, seger, waras. Sehat terus Pak Prabowo," ujarnya.

Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi Suminto untuk tetap bekerja di usia senjanya. Suminto mengaku telah puluhan tahun mengayuh becak pancal sejak usia muda hingga sekarang. Selama itu pula, ia mengandalkan becak kayuh untuk mencari nafkah sehari-hari, meski usia terus bertambah dan tenaga semakin terbatas.

Sebanyak 200 unit becak listrik dibagikan Yayasan GSN kepada para penarik becak lansia di Tulungagung. Program itu merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat lansia yang masih aktif bekerja untuk menopang kehidupan keluarga, sekaligus meringankan beban kerja mereka agar dapat beraktivitas secara lebih aman, nyaman, dan manusiawi.

Baca juga: KAI salurkan bantuan becak listrik ke DIY mendukung transportasi hijau

Kini, Suminto telah memiliki becak listrik yang tidak lagi membutuhkan tenaga ekstra untuk mengayuh. Cukup menarik tuas gas, aktivitasnya menjadi jauh lebih ringan. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S. Deyang menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur menjadi prioritas dalam penyaluran becak listrik bagi penarik becak lansia sebelum program ini diperluas ke wilayah lain di luar Pulau Jawa.

Baca juga: Bakal Capres Ganjar dialog jarak jauh dengan ratusan tukang becak

Secara nasional, Yayasan GSN menargetkan penyaluran sebanyak 82.000 unit becak listrik. Seluruh becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, pabrikan dalam negeri yang juga memproduksi kendaraan Maung yang digunakan Presiden Prabowo. Selain PT Pindad, produksi becak listrik tersebut juga melibatkan PT LEN.


Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026