Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menekankan pentingnya pemanfaatan bersama sumber daya pendidikan tinggi agar utilisasinya semakin optimal serta kolaborasi sesama perguruan tinggi, baik negeri dan swasta.

Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis, Mendiktisaintek, Brian Yuliarto mendorong kolaborasi antar-kampus, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta mengingat praktik berbagi sumber daya telah menjadi hal lazim di berbagai negara dan perlu terus diperkuat di Indonesia.

Hal itu disampaikan setelah meresmikan Menara Wimaya Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Senin (26/1), dimana Mendiktisaintek juga mendukung pemanfaatan bersama sumber daya pendidikan tinggi, khususnya laboratorium dan peralatan riset agar utilisasinya semakin optimal

Dalam kesempatan itu, Mendiktisaintek juga mendorong pengembangan bahan ajar daring berbasis video yang dapat diakses secara luas. Sebagai salah satu implementasi dari praktik perguruan tinggi kelas dunia yang membuka materi pembelajaran kepada masyarakat global sebagai bagian dari kontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.

"Dosen-dosen terbaik bisa membagikan ilmunya seluas-luasnya kepada masyarakat, dan kampus-kampus di berbagai daerah dapat memanfaatkannya," ujar Menteri Brian.

Baca juga: Sebanyak 5.750 beasiswa LPDP disiapkan pada 2026

Mendiktisaintek menekankan bahwa keunggulan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemegahan infrastruktur, tetapi oleh lingkungan kampus yang tertata, bersih, rapi, dan memberikan layanan prima.

Lingkungan yang baik dinilai penting dalam membentuk karakter, etos kerja, dan integritas mahasiswa sebagai calon sumber daya manusia unggul.

"Mahasiswa belajar karakter bukan hanya dari teori, tetapi dari keseharian. Dari transparansi, objektivitas dan keteraturan yang mereka lihat setiap hari di kampus," kata Menteri Brian.

Baca juga: Wakil Mendiktisaintek cek lokasi Sekolah Garuda di Lotim

Menteri Brian mengingatkan peran strategis dosen dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, termasuk konsistensi dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah, mendorong agar dosen tetap menjaga produktivitas akademik seiring dengan pelaksanaan tugas pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, dia menitipkan harapan agar UPN Veteran Jawa Timur dan perguruan tinggi lainnya terus membangun kampus sebagai ruang integritas dan keunggulan, sehingga mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan perguruan tinggi sebagai penggerak transformasi sumber daya manusia Indonesia.