Mataram (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan gerakan pangan murah (GPM) menyambut bulan Ramadhan 1447 Hijriah, untuk mendekatkan dan membatu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram Sudirman di Mataram, Rabu, mengatakan GPM dijadwalkan berlangsung pada 15-16 Februari 2026.
"Pelaksanaan GPM ini serentak se-Indonesia, sesuai dengan jadwal pemerintah pusat," katanya.
Sementara untuk lokasi, katanya, pihaknya masih mencari lokasi kelurahan padat penduduk dan jauh dari pasar sehingga target pelaksanaan GPM bisa tercapai.
Baca juga: Mataram siapkan pasokan kebutuhan pokok aman jelang Ramadhan
Sudirman mengatakan GPM dilakukan secara kolaborasi dan akan melibatkan minimal 17 distributor bahan pokok dan komoditas pertanian untuk membantu mendekatkan layanan masyarakat dan memberikan harga kebutuhan pokok di bawah harga pasar.
Misalnya untuk minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15.500 per liter, sedangkan di pasar Rp18.500-Rp19.000 per liter. Begitu juga dengan telur ayam brolier ukuran besar dijual Rp53.000 per tray (isi 30 butir), sedangkan ukuran sedang Rp50.000 per tray. Kalau di pasar ukuran besar Rp58.000-Rp60.000 per tray, dan ukuran sedang Rp53.000-Rp55.000 per tray," katanya.
Selain distributor, DKP juga melibatkan Bulog untuk menyediakan beras SPHP, dan Minyakita, gula, telur, dan bahan pokok lainnya.
Baca juga: Sambut Ramdahan, Pengawasan kebutuhan pokok di Mataram dioptimalkan
Selain itu, juga dilibatkan Bank Indonesia (BI) agar menurunkan petani-petani binaan menjual hasil hortikultura seperti cabai, tomat, bawang, serta sayur-mayur.
Kehadiran distributor dan petani langsung di GPM, dapat menekan harga sehingga masyarakat bisa belanja di bawah harga pasar.
"Harga bahan pokok di GPM memiliki selisih dari Rp1.000 hingga Rp5.000 per item. Jadi sangat membantu masyarakat," katanya.
Kegiatan GPM juga dimaksudkan untuk menekan laju inflasi, menstabilkan harga, serta memenuhi kebutuhan dan jangkauan kepada masyarakat.
"GPM sekaligus sebagai bentuk komitmen pemerintah hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga murah," katanya.
Baca juga: Disdag Mataram diminta pastikan kebutuhan pokok tersedia jelang Natal
Baca juga: Pasar rakyat digelar di Mataram guna stabilkan harga jelang Idul Adha