Mataram (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap menggelar kegiatan Kampung Kuliner Ramadhan di Teras Udayana untuk menghidupkan ekonomi dan suasana Ramadhan, menjadi pusat ngabuburit, serta mempromosikan kuliner lokal.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Kamis, mengatakan, kegiatan Kampung Kuliner Ramadhan 2025 menjadi kegiatan tahun ke kedua yang merupakan kolaborasi antara pemerintah kota dengan pihak swasta dan berbagai vendor.
"Direncanakan Kampung Kuliner Ramadhan akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Mataram pada hari ketiga bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah," katanya.
Kegiatan Kampung Kuliner Ramadhan, katanya, berlangsung selama dua minggu dan akan menghadirkan berbagai aneka kuliner dan takjil nusantara, serta berbagai busana atau garmen untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.
Baca juga: Kampoeng Ramadhan Mataram dorong masyarakat jadi UMKM mandiri
Kegiatan tidak dilakukan sampai akhir Ramadhan, sebab dari evaluasi tahun sebelumnya tingkat kunjungan cenderung menurun menjelang akhir Ramadhan karena masyarakat mulai fokus pada persiapan mudik dan kebutuhan lainnya.
Kampung Kuliner Ramadhan bertujuan untuk menggairahkan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Kami ingin memberikan wadah bagi UMKM untuk berkembang, sekaligus memberikan pilihan tempat bagi masyarakat untuk berbuka puasa atau ngabuburit bersama keluarga," katanya.
Baca juga: 40 UMKM semarakkan Kampung Kuliner Ramadhan di Mataram
Dikatakan, selama pelaksanaan Kampung Kuliner Ramadhan buka mulai pukul 16.00 WITA hingga 22.00 WITA, dan akan melibatkan 40 tenan yang telah dikurasi dari 70 pendaftar.
Saat ini, katanya, sudah ada 70 pelaku UMKM yang mendaftar namun karena keterbatasan tempat, jumlah itu akan dikurasi oleh panitia langsung menjadi 40 tenan dengan terdiri atas 35 tenan kuliner dan 5 tenan fashion busana Muslim.
Proses kurasi tenan dilakukan secara ketat oleh panitia untuk memastikan variasi produk, menjaga kualitas yang sesuai dengan kearifan lokal, dan menghindari adanya dominasi jenis dagangan yang sama agar suasana pasar lebih variatif dan tidak monoton bagi pengunjung.
Dalam pelaksanaan tersebut, Dispar Kota Mataram, menargetkan tingkat kunjungan warga ke Kampung Kuliner Ramadhan sekitar 500 hingga 1.000 orang per hari.
"Untuk memeriahkan suasana, kami juga akan menyajikan berbagai kegiatan pendukung seperti talkshow dan hiburan religi setiap malam," katanya.
Baca juga: Kampung kuliner Ramadhan bakal ada di Mataram
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026