Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai memasang tanggul pengaman pantai menggunakan batu boulder di kawasan wisata Pantai Loang Baloq untuk mencegah abrasi.
"Langkah itu diambil sebagai respons cepat terhadap tingginya tingkat abrasi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut beberapa pekan terakhir," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Kamis.
Menurutnya, kegiatan pemasangan batu boulder saat ini difokuskan pada area bagian utara Pantai Loang Baloq, karena menjadi kawasan yang paling terdampak gelombang pasang.
Rencananya, tanggul batu boulder tersebut akan dipasang di sepanjang pesisir Loang Baloq dengan panjang mencapai hampir 300 meter.
Baca juga: Dispar: Penanganan genangan Loang Baloq terkendala gelombang pasang
Cahya mengakui, kondisi abrasi yang terjadi memang belum merusak fisik bangunan secara permanen, namun mulai mengancam vegetasi pantai.
Apalagi, pohon-pohon di pinggir pantai mulai tergerus, dan dikhawatirkan material abrasi akan masuk ke area kolam wisata jika tidak segera ditangani.
Abrasi yang terjadi pada akhir Januari 2026, juga belum sampai merusak fasilitas wisata termasuk tulisan ikonik 'Loang Baloq' yang berada paling barat.
"Tapi kami merasa perlu menambah volume tanggul batu boulder lagi ke sisi selatan untuk memperkuat pertahanan pesisir agar tidak masuk atau merusak fasilitas kolam," katanya.
Baca juga: 1000 anggota Pramuka NTB membersihkan Taman Wisata Loang Balok
Sejauh ini, pemasangan batu boulder yang dilakukan pada bagian utara Loang Baloq, terbukti efektif menahan laju ombak sehingga tidak langsung menarik pasir pantai ke tengah laut.
"Selain itu, tanggul juga berfungsi sebagai penahan sampah kiriman dari laut," katanya.
Terkait dengan itu, pihaknya berharap ada perluasan pemasangan tanggul batu boulder ke sejumlah destinasi wisata lainnya hingga ke Pantai Gading bagian selatan, tidak hanya berhenti di Loang Baloq.
"Harapan kami, garis pantai Mataram dari utara sampai selatan di Pantai Gading bisa dipasangkan batu boulder sebagai pengamanan sebab semua itu menjadi destinasi wisata," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026