Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan keseriusan dalam memajukan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah daerah menaruh perhatian lebih terhadap pariwisata meski ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika masih sekitar delapan bulan lagi.
"Kami serius ingin menjadikan MotoGP acara yang berkelas internasional, bukan hanya sukses secara kuantitas, tapi juga sukses secara kualitas," ujarnya di Mataram, Rabu.
Pada 4 Februari 2025, Pemerintah NTB menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait pengembangan pariwisata KEK Mandalika.
Baca juga: Gubernur NTB minta Bandara Lombok bikin wisatawan betah"
Dalam rapat tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten bersama ITDC serta para pemangku kepentingan pariwisata melakukan pemetaan berbagai isu strategis di kawasan KEK Mandalika.
Isu-isu yang dibahas meliputi konektivitas, ketersediaan hotel, penyelenggaraan MotoGP, persoalan lahan, serta sejumlah isu teknis lainnya.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengapresiasi inisiatif Pemerintah NTB dalam mendorong pengembangan pariwisata di KEK Mandalika.
“Banyak sekali isu yang memang harus diselesaikan bersama-sama. Kami berkomitmen menyelesaikan isu-isu tersebut dan memberikan yang terbaik untuk NTB," ucap Maya.
Baca juga: Kunjungan wisatawan di KEK Mandalika Lombok 2025 capai 1,4 juta orang
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara merupakan salah satu katalis penting dalam pembangunan destinasi wisata.
Menurutnya, ajang balapan internasional seperti MotoGP tidak hanya menarik wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga berpotensi mendatangkan investor.
"Keberlanjutan penyelenggaraan acara kelas dunia perlu terus dijaga sebagai daya tarik pariwisata Indonesia," pungkas Maya.
Baca juga: Investasi di KEK Mandalika Lombok capai Rp5,96 triliun