IOM mengawasi perdagangan orang di perbatasan Indonesia - Malaysia
Selasa, 2 Juli 2019 15:53 WIB
Ilustrasi jaringan tindak pidana perdagangan orang dari Indonesia ke luar negeri (ANTARA/Dyah Dwi)
Mataram (ANTARA) - Perwakilan Internasional Organization For Migration (IOM) di Kapuas Hulu, Kornelia Bernadecta Lie mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pengawasan terhadap tindak pidana perdagangan orang di empat titik daerah perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
"Wilayah kerja kami menangani Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di empat titik perbatasan di Kalbar yaitu di Kapuas Hulu, Sanggau, Sambas dan daerah Nunukan Kaltim," kata Kornelia, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Selasa.
Kornelia mengatakan, selain penanganan dan pembinaan dalam kasus TPPO, IOM juga bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait di pemerintahan daerah setempat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut dia, IOM sendiri bersama Pemerintah Daerah Kapuas Hulu sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Badau dan Empanang yang merupakan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.
"Untuk melakukan langkah pencegahan dan antisipasi TPPO itu kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, salah satunya melakukan sosialisasi," kata Kornelia.
Dia berharap dukungan dan kerja sama semua pihak dalam mencegah maupun penanganan TPPO untuk mengantisipasi agar tidak terjadi TPPO yang merupakan tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat.
"Wilayah kerja kami menangani Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di empat titik perbatasan di Kalbar yaitu di Kapuas Hulu, Sanggau, Sambas dan daerah Nunukan Kaltim," kata Kornelia, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Selasa.
Kornelia mengatakan, selain penanganan dan pembinaan dalam kasus TPPO, IOM juga bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait di pemerintahan daerah setempat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut dia, IOM sendiri bersama Pemerintah Daerah Kapuas Hulu sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Badau dan Empanang yang merupakan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.
"Untuk melakukan langkah pencegahan dan antisipasi TPPO itu kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, salah satunya melakukan sosialisasi," kata Kornelia.
Dia berharap dukungan dan kerja sama semua pihak dalam mencegah maupun penanganan TPPO untuk mengantisipasi agar tidak terjadi TPPO yang merupakan tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat.
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Anggota DPD RI Lia Istifhama apresiasi program revitalisasi sekolah, Jatim tertinggi usulan Nasional
30 January 2026 17:35 WIB
Senator Lia Istifhama: Penyederhanaan verifikasi BPJS perkuat perlindungan dana jamaah haji
30 January 2026 17:29 WIB