Areal hutan Pelawangan Senaru Gunung Rinjani terbakar
Sabtu, 19 Oktober 2019 22:48 WIB
Areal hutan di Pelawangan Senaru Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/10) malam, terbakar. (Antara NTB/Riza Fahriza)
Mataram (ANTARA) - Areal hutan di Pelawangan Senaru Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam, terbakar.
Dari pantauan Antara, nyala api terlihat dengan jelas dari kaki Gunung Rinjani tepatnya di Dusun Senaru. Api terlihat terus membesar akibat hembusan angin.
Tidak sedikit warga yang mengambil gambar saat api menyala di atas gunung tersebut. Bahkan wisatawan asing juga ikut mengabadikannya.
Kebakaran tersebut terlihat jelas pada malam hari hingga mengundang perhatian warga yang berada di kaki gunung yang memiliki ketinggian 3.726 Meter di bawah permukaan laut (Mdpl).
"Kebakarannya kemungkinan di Pelawangan Senaru yang telah berlangsung sejak dua hari lalu," kata Arif, salah seorang warga kepada Antara.
Mungkin, kata dia, api menyala akibat kemarau yang berlangsung panjang hingga memicu munculnya api.
Sebelumnya juga pernah diberitakan, sekitar 88 hektare padang savana di dalam kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Rinjani Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, terbakar sejak Selasa (30/7), pukul 19.26 Wita hingga Rabu.
Areal hutan di Pelawangan Senaru Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/10) malam, terbakar. (Antara NTB/Riza Fahriza)
Dari pantauan Antara, nyala api terlihat dengan jelas dari kaki Gunung Rinjani tepatnya di Dusun Senaru. Api terlihat terus membesar akibat hembusan angin.
Tidak sedikit warga yang mengambil gambar saat api menyala di atas gunung tersebut. Bahkan wisatawan asing juga ikut mengabadikannya.
Kebakaran tersebut terlihat jelas pada malam hari hingga mengundang perhatian warga yang berada di kaki gunung yang memiliki ketinggian 3.726 Meter di bawah permukaan laut (Mdpl).
"Kebakarannya kemungkinan di Pelawangan Senaru yang telah berlangsung sejak dua hari lalu," kata Arif, salah seorang warga kepada Antara.
Mungkin, kata dia, api menyala akibat kemarau yang berlangsung panjang hingga memicu munculnya api.
Sebelumnya juga pernah diberitakan, sekitar 88 hektare padang savana di dalam kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Rinjani Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, terbakar sejak Selasa (30/7), pukul 19.26 Wita hingga Rabu.
Areal hutan di Pelawangan Senaru Gunung Rinjani, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/10) malam, terbakar. (Antara NTB/Riza Fahriza)
Pewarta : Antara
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Raih hadiah Rinjani Color Run 3, Mahasiswa UIN Mataram akhirnya berangkat umrah
03 February 2026 10:43 WIB
Terpopuler - Lingkungan
Lihat Juga
FKIJK NTB dan MIM Foundation salurkan genset bagi penyintas banjir di Aceh
02 January 2026 15:01 WIB
Gunung Semeru hari ini alami 16 kali erupsi, tinggi letusan capai 1.100 meter
03 December 2025 10:28 WIB
Sembilan orang terseret banjir bandang di Agam, Sumatera Barat masih dalam pencarian
28 November 2025 13:35 WIB
BMKG prediksikan puncak musim hujan di Sulteng September hingga April 2026
16 September 2025 15:52 WIB