Logo Header Antaranews Mataram

RIBUAN WARGA PADATI MAKAM BATU LAYAR

Jumat, 17 September 2010 17:31 WIB
Image Print

Lombok Barat (ANTARA) - Ribuan warga dari berbagai penjuru di Pulau Lombok memadati Makam Keramat Batu Layar yang berada di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dalam perayaan "Lebaran `Topat" (ketupat), Jumat.



Kegiatan ziarah makam keramat ini sudah menjadi tradisi warga Pulau Lombok pada saat perayaan "Lebaran `Topat". Setelah berdoa, selakaran dan ngurisan (cukur rambut bayi), penziarah akan menyantap makan yang dibawa dari rumah masing-masing, terutama ketupat beserta urap, opor telur dan ayam, tidak lupa bantal (jajan khas Lombok terbuat dari ketan).

Menurut Kepala Dinas Pariwista dan Kebudayaan Lombok Barat, Robijono Prasetijanto, Makam Batu layar ini merupakan makam yang dikeramatkan oleh masyarakat Pulau Lombok, sehingga setiap harinya makam ini tidak pernah sepi dari pengunjung.

"Puncak ziarah makam ini memang terjadi pada saat Lebaran `Topat, yang dikunjungi ribuan warga dari berbagai penjuru di Pulau Lombok," katanya.

Selain itu, pada musim haji banyak jamaah calon haji yang melakukan ritual ziarah makam sebagai salah satu nazar atau memenuhi janjinya sebelum berangkat ke tanah suci Makkah.

Ia mengatakan, makam ini merupakan makam Syeh Syayid Muhammad al Bagdadi yang berasal dari Bagdad, datang ke Pulau Lombok untuk menyebarkan agama Islam. Setelah agama Islam sempurna Syeh Syayid ingin kembali ke negeri asalnya di Bagdad.

Kemudian penyebar agama Islam ini diantar ke pinggir pantai Batu Layar oleh para muridnya, setelah tiba di pinggir pantai Syeh Syayid berdiri di atas batu yang menyerupai sebuah perahu, namun sekitar setengah jam datanglah hujan lebat yang disertai angin dan petir. Pada saat itulah Syeh Syayid menghilang dan yang tertinggal hanya surban dan kopiahnya.

"Dengan demikian yang dimakamkan di Makam Batu Layar itu bukan jasad Syeh Sayid melainkan kopiah dan sorban yang ditinggalkannya," katanya.(*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026