Muazzim di Mataram, Selasa, mengatakan akan maju sebagai salah satu calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPD PAN NTB yang dijadwalkan 11-12 Desember mendatang.
"Saya akan berjuang secara habis-habisan untuk merebut kursi Ketua DPW PAN NTB itu," ujar pucuk pimpinan Asosiasi Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) NTB itu ketika mengomentari upaya perebutan kursi Ketua DPW PAN NTB untuk periode lima tahun ke depan.
Pengelola salah satu Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang berbasis di wilayah NTB itu, mengaku, siap bertarung melawan kandidat lainnya yang juga mencalonkan diri sebagai Ketua DPW PAN NTB itu.
Selain Muazzim, beberapa kader senior PAN juga sudah mulai mempersiapkan diri untuk bersaing dalam Muswil DPW PAN NTB, di antaranya H. A. Jabir yang saat ini menjabat Ketua DPW PAN NTB, kemudian H. Rizali Hadi, Dianul Hayezi dan Ali Ahmad.
Semua calon itu mempunyai peluang yang sama untuk merebut pucuk pimpinan PAN NTB karena nama-nama itu merupakan para dekarator PAN di wilayah tersebut.
Bahkan, telah mencuat nama lain dari luar pengurus partai seperti TGH M. Zainul Majdi yang kini menjabat Gubenrur NTB periode 2008-2013.
"Meski saingannya tangguh, saya akan tetap maju untuk merebut Ketua PAN NTB," ujar Muazzim yang mengklaim sebagai salah satu deklarator sekaligus kader terbaik PAN NTB.
Selama menjadi pengurus PAN, Muazzim juga pernah menduduki posisi strategis seperti pada kepengurusan awal PAN NTB di tahun 1998 lalu ia dipercaya menduduki posisi bendahara umum hingga 1999.
Pada kepengurusan DPW PAN NTB periode 1999-2004, Muazzim naik tahta ke posisi wakil ketua, yang berlanjut selama hampir dua periode.
"Saya selalu bercita-cita bisa membawa PAN ke posisi tiga besar perolehan suara Pemilu di NTB dalam Pemilu 2014 mendatang," ujarnya.
Pada Pemilu Legislatif 2009 lalu, PAN hanya mampu menduduki posisi kelima dalam perolehan suara, berada di bawah Partai Golkar, PBB, PKS, dan Partai Demokrat.
Dengan posisi itu, PAN hanya mapu meloloskan empat wakilnya di DPRD NTB namun gagal merebut satu kursi pimpinan.
"Kalau saya nanti terpilih, saya targetkan ada kader PAN yang duduk di kursi pimpinan DPRD NTB," ujarnya seraya mengaku akan terus menggalang dukungan dari seluruh kader PAN. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026