Mataram, (ANTARA) - Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Zaenal Arifin menyebutkan jumlah dana alokasi khusus untuk pendidikan pada 2011 mencapai Rp10 miliar lebih.
"Dana alokasi khusus (DAK) itu bersumber dari APBN dan APBD 2011. Dana itu untuk pembangunan fisik dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP)," katanya di Mataram (26/7).
Ia mengatakan, alokasi DAK untuk SD negeri dan swasta pada 2011 mencapai Rp8,2 miliar, sedangkan untuk SMP negeri dan swasta sebanyak Rp2 miliar lebih. Dari total DAK tersebut sekitar 10 persen bersumber dari dana APBD Kota Mataram.
Seluruh DAK tersebut hingga saat ini belum disalurkan karena masih menunggu keluarnya petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendidikan Nasional.
Menurut Zaenal, pihaknya telah membentuk tim yang berasal dari pegawai Dinas Dikpora Mataram dan dari unsur unit pelaksana teknis daerah (UPTD) untuk melakukan pemantauan seluruh sekolah baik SD dan SMP yang layak atau memenuhi kriteria mendapatkan DAK.
"Tim ini sudah mulai bertugas menginventarisir sekolah mana saja yang layak mendapatkan bantuan DAK, sehingga bantuan efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
Ia mengatakan, DAK dialokasikan untuk pembangunan fisik sekitar 80 persen dan peningkatan mutu sekitar 20 persen.
Namun, kata Zaenal, tidak menutup kemungkinan persentase untuk mutu akan lebih besar, tergantung aturan juknis dari Kementerian Pendidikan Nasional, karena hingga saat ini juknis penggunaan DAK pendidikan 2011 belum diterima Dinas Dikpora Mataram, meskipun DAK tersebut sudah ada di kas Biro Keuangan Pemerintah Kota Mataram.
"DAK sudah ada di kas daerah, hanya tinggal menunggu juknis keluar. Kami tidak berani menyalurkan dana tersebut kalau belum ada ketentuan jelas dari pemerintah pusat," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026