Mataram, 29/11 (ANTARA) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional 2020 atau 2024.
"Kami siap menjadi tuan rumah PON 2020 atau 2024, apresiasi buat provinsi tetangga NTT yang sudah menyatakan akan mendukung NTB," kata Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H MNS Kasdiono, yang didampingi Wakil Ketua Umum KONI NTB H Mukti Murrad, di Mataram, Selasa.
Kasdiono mengatakan, selain Pekan Olahraga Nasional (PON) yang telah menjadi agenda rutin empat tahun, juga ada PON remaja setiap dua tahun.
PON 2012 akan berlangsung di Riau, dan PON 2016 telah ditetapkan di Jawa Barat, namun PON 2020 dan seterusnya belum ditetapkan, sehingga NTB mengincar PON 2020 atau 2024.
Sedangkan, PON Remaja 2013 ditetapkan di Jawa Timur, dan PON Remaja 2015 kemungkinan di Sulawesi Utara, namun PON Remaja 2017 belum ditetapkan sehingga NTB juga memiliki peluang menjadi tuan rumah PON Remaja 2017 itu.
"Kita (NTB, Red) pemanasan dulu di PON Remaja 2017 dan setelah sukses baru tuan rumah PON 2020 atau 2024," ujarnya.
Menurut Kasdiono, jalinan koordinasi akan ditingkatkan dengan pengurus KONI NTT dan juga KONI Bali untuk memantapkan langkah NTB menjadi tuan rumah PON di masa mendatang.
NTB pun siap menjadi tuan rumah bersama dengan Bali dan NTT jika dianggap belum siap menyelenggarakan PON 2020.
"Tentu kesiapannya harus dilakukan dari sekarang, terutama mempersiapkan sarana dan prasarana olahraga yang dipertandingkan atau diperlombakan dalam PON," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI NTB H Mukti Murrad, mengatakan, penentuan tempat penyelenggaraan PON 2010 baru akan dibahas dalam rapat nasional pada 2014.
Dengan demikian, NTB masih memiliki waktu tiga tahun untuk meyakinkan kesiapan menjadi tuan rumah PON 2020.
"Nanti, kami koordinasi dengan pengurus KONI NTT dan Bali yang juga akan hadir dalam Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) XI di Mataram, 1-3 Desember 2011," ujar Mukti.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay, mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan bagi NTB untuk menjadi tuan rumah PON 2020.
Dukungan itu akan diberikan dengan syarat, NTT harus menjadi bagian dari tuan rumah PON tersebut, misalnya dua cabang olahraga yakni kempo dan tinju digelar di wilayah NTT.
Lokasi penyelenggaraan dua cabang olahraga itu, harus di Labuan Bajo, ujung barat Pulau Flores atau yang terkenal dengan Pulau Komodo.
"NTB sudah meminta dukungan untuk menjadi tuan rumah PON. Kita akan memberikan dukungan tetapi kita minta jatah dua cabang olahraga di pertandingan di Nusa Tenggara Timur. Jadi kita juga menjadi bagian dari tuan rumah PON. Sama seperti SEA Games Palembang-Jakarta," ujar Esthon yang juga Wakil Gubernur NTT itu. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026