Ia mengatakan tidak efektif jika Pemkot Surakarta berupaya mendongkrak sektor pariwisata namun tidak dibarengi dengan akses perjalanan yang memadai, termasuk penerbangan langsung dari luar negeri.
"Kita gembar-gembor (pariwisata) tapi nggak ada direct flight yang percuma. Saya dari zaman SD, SMP bolak-balik Singapura dari Solo, sekarang malah nggak ada," katanya.
Baca juga: Bandara Lombok kembali membuka penerbangan Internasional dari Malaysia
Terkait hal itu, pihaknya sudah meminta bantuan kepada menteri terkait, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Menteri BUMN. "Garuda Indonesia juga saya mintain tolong. Kalau nggak bisa direct flight ya dari Jakarta dulu. Sudah saya siapkan, tempatnya juga," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026