"Pada intinya rapat koordinasi yang akan digelar di Taliwang, Sumbawa Barat 31 Agustus hingga 2 September 2012, bertujuan menyelaraskan program pengembangan pariwisata di tingkat provinsi dan kabupaten/kota," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi NTB H Lalu Gita Aryadi, di Mataram, Kamis.
Ia mengatakan, pejabat Disbudpar dari provinsi dan 10 kabupaten/kota di wilayah NTB akan berkumpul di Taliwang, guna membahas upaya bersama mengembangkan sektor pariwisata.
Program pengembangan pariwisata pada enam bulan pertama 2012 dievaluasi sekaligus memantapkan program di enam bulan kedua.
"Juga sekaligus membahas program pengembangan pariwisata di 2013 yang menekankan keterpaduan gerak dan upaya tingkat provinsi dan kabupaten/kota," ujarnya.
Menurut Gita, pihaknya sedang gencar memperjuangkan penetapan Bandara Internasional Lombok (BIL) sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara di Indonesia.
Berbagai cara dan upaya dilakukan untuk mendapatkan penetapan 'gate tourism" (pintu masuk wisatawan) melalui BIL, dan semestinya direstui pusat karena kawasan Mandalika akan ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nasional.
Penetapan pintu masuk wisatawan melalui BIL itu diperlukan untuk menggiring rute penerbangan internasional, agar lebih dulu menyinggahi Lombok sebelum menuju daerah lainnya di Indonesia.
Pintu masuk wisatawan mancanegara itu, sudah diberlakukan di Bandara Ngurah Rai, sehingga tidak mengherankan jika jumlah wistawan mancanegara di pulau wisata itu telah menembus angka 2,7 juta setiap tahun.
Berbeda dengan angka kunjungan wisatawan mancanegara di wilayah NTB baik Pulau Lombok maupun Sumbawa yang belum melebihi 500 ribu setiap tahun.
Gita menyebut jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah NTB sepanjang 2011 mencapai 886.880 orang. Terdiri dari 522.684 orang wisatawan nusantara dan 364.196 orang wisatawan mancanegara.
Jumlah kunjungan wisatawan itu telah melampaui target kunjungan wisatawan 2011 sebanyak 850 ribu orang, atau meningkat sebesar 22,26 persen dari kunjungan wisatawan tahun sebelumnya yang mencapai 752.338 orang.
Data kunjungan wisatawan 2011 itu, diperoleh dari hasil komparasi data Badan Pusat Statistik (BPS) dengan testimoni pelaku usaha pariwisata, dan pihak terkait lainnya yang berurusan dengan wisatawan.
"Kami menghendaki dukungan dari kabupaten/kota melalui keterpaduan gerak sehingga sektor pariwisata di wilayah NTB dapat maju pesat. Kami juga selalu mendukung program pengembangan pariwisata di kabupaten/kota," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026