"Dengan mengucapkan bismillahi rahmani rahim, saya mengungkapkan ketetapan hati untuk maju lagi dalam pemilihan gubernur periode berikutnya," kata Zainul, kepada wartawan di Mataram, Selasa.
Gubernur NTB periode 2008-2013 itu menyatakan akan bertarung dalam pemilihan Gubernur NTB periode 2013-2018, setelah mempertimbangkan aspirasi masyarakat yang menghendaki dirinya tetap memimpin Provinsi NTB.
Ia mengatakan, banyak hal dalam periode lima tahun masa kepemimpinannya yang perlu dituntaskan dalam beberapa tahun ke depan, sehingga ia memastikan diri menjadi calon Gubernur NTB periode berikutnya.
"Saya juga akan terus berupaya untuk memperkuat posisi NTB di tingkat nasional, sehingga berkeinginan untuk maju," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB itu.
Hanya saja, ulama kharismatik di wilayah NTB itu belum mau menyebut kandidat yang akan menjadi pasangannya untuk periode keduanya itu.
Pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013, Zainul berpasangan dengan kalangan birokrat yakni H Badrul Munir yang pernah menjabat Kepala Biro Organisasi Setda NTB.
Kini, Badrul masih memiliki peluang untuk digandeng lagi oleh Zainul, sesuai informasi yang berkembang. Namun hingga kini Zainul belum memberikan kepastian.
Selain Badrul, beredar kabar terdapat sedikitnya 15 kandidat calon Wakil Gubernur NTB yang bersedia digandeng Zainul.
"Sama siapa ya, sama wartawan saja," ujar Zainul ketika wartawan yang mengerumuninya menanyakan siapa kandidat kuat untuk menjadi wakilnya pada periode keduanya itu.
Hari pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tinggal tujuh bulan lagi, namun baru dua orang yang mengumumkan akan maju sebagai calon gubernur.
Selain Zainul sebagai calon dari kandidat yang tengah berkuasa (incumbent), juga Bupati Sumbawa Barat KH Zulkifli Muhadli yang sudah lebih dulu mengumumkan dirinya akan maju dalam pemilihan kepala daerah di Provinsi NTB itu.
Dukungan terhadap Bupati Sumbawa Barat dua periode berturut-turut sejak 2005 itu dimunculkan Tuan Guru Haji (TGH) Fadli Fadir Tohir selaku pimpinan Yayasan Athohiriyah Al Fadiliyah Bodak, Lombok Tengah, atau yang dikenal dengan pimpinan Yatofa.
TGH Fadli menyatakan sudah menemukan pemimpin NTB yang diperkirakan mampu membangun NTB ke depan menjadi lebih baik, berdasarkan konsep pembangunan daerah.
Ia menyebut figur pemimpin NTB itu adalah KH Zulkifli Muhadli yang kini menjabat Bupati Sumbawa Barat.
"Saya mengharapkan pemimpin NTB ke depan adalah sosok seperti Zulkifli Muhadli, karena saya cermati konsep, solidaritasnya, kemampuannya menjadi imam di tengah masyarakat,” ujar Fadli beberapa waktu lalu.
Zulkifli yang dikonfirmasi wartawan terkait dukungan tersebut, juga blak-blakan menyatakan akan maju sebagai calon Gubernur NTB.
Zulkifli kini masih enjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) NTB.
Seperti diketahui, masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang tengah berkuasa akan berakhir September 2013, dan enam bulan sebelumnya proses pemilihan kepala daerah tingkat provinsi itu sudah dimulai.
Bahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB selaku penyelenggara pemilihan gubernur (pilgub) itu sudah mulai bekerja pada Oktober 2012 yakni tahapan pemutakhiran data pemilih.
Untuk kelancaran tahapan pemutakhiran data pemilih itu, telah dialokasikan dana sebesar Rp10 miliar dalam APBD NTB 2012. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026