Mataram, 19/4 (Antara) - Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Nusa Tenggara Barat (NTB) segera menandatangani deklarasi pemilihan kepala daerah (pilkada) damai, dan deklarasi pemimpin berintegritas.

  "Kami akan fasilitasi kedua deklarasi itu, yang dijadwalkan Kamis (25/4) sore, di halaman Stasiun TVRI NTB, dan itu akan disiarkan secara langsung oleh TVRI lokal," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB Fauzan Khalid, di Mataram, Jumat.

  Fauzan mengatakan, deklarasi pilkada damai dan pemimpin berintegritas itu dipandang penting karena akan memotivasi semua pihak untuk menerima hasil pilkada dengan lapang dada, tanpa aksi-aksi protes yang mengarah kepada tindakan anarkisme.

  Deklarasi tersebut disiarkan langsung TVRI NTB agar publik juga ikut memaknai pentingnya pilkada damai guna menghasilkan pemimpin yang berintegritas.

  "Karena itu deklarasi tersebut digelar sehari sebelum memasuki tahapan kampanye yang dijadwalkan mulai 26 April hingga 9 Mei 2013," ujarnya.

  Berdasarkan jadwal kampanye yang ditetapkan KPU NTB, akan diawali dengan penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon dalam sidang paripurna DPRD Provinsi NTB, yang dijadwalkan JUmat (26/4) pagi.

  Selanjutnya, digelar kampanye debat kandidat tahap pertama yang akan disiarkan secara langsung oleh TV One, yang dijadwalkan 27 April.

  Terhitung 28 April hingga 7 Mei 2013, merupakan jadwal kampanye oleh masing-masing pasangan calon sesuai jadwal dan lokasi yang ditetapkan di 10 kabupaten/kota di wilayah NTB.

  Selain kampanye rapat umum, juga rapat terbatas, yang dilakukan masing-masing tim kampanye, sesuai jadwal dan lokasi.

  Kampanye debat publik tahap kedua yang akan disiarkan secara langsung oleh Metro TV, dijadwalkan 7 Mei sekitar pukul 20.00 Wita.

  Hari terakhir tahapan kampanye yakni 9 Mei 2013, atau tiga hari sebelum tahapan pemungutan suara pada 13 Mei 2013, akan diisi dengan doa bersama yang diikuti semua tim kampanye pasangan calon, serta penyelengggara dan pengawas pilkada.

  Hanya saja, KPU Provinsi NTB membatasi frekuensi kampanye rapat umum terbuka untuk empat pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) yakni hanya 10 kali setiap pasangan calon.

  Khusus rapat terbatas, pada hari tertentu yakni  27 April dan 7 Mei 2013 hanya digelar di Pulau Lombok, karena hari itu juga dijadwalkan debat kandidat yang disiarkan secara langsung oleh dua televisi nasional.

  Terdapat empat pasangan calon yang diusung gabungan parpol sebagai peserta Pilkada NTB yakni, TGH M Zainul Majdi dan Muhammad Amin atau TGB-Amin, menggunakan nomor urut 1, pasangan calon H Suryadi Jaya Purnama dan Johan Rosihan atau "Suryadi-Johan" nomor urut 2, pasangan calon Harun Al Rasyid dan TGH Lalu Muhyi Abidin nomor urut 3, pasangan calon DR KH Zulkifli Muhadli dan Prof DR H Muhammad Ichsan atau Zul-Ichsan nomor urut 4.

  Paket TGB-Amin diusung tujuh parpol yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dan Partai Gerindra.

  Zainul Majdi yang akrab disapa TGB merupakan Gubernur NTB periode 2008-2013, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Demokrat.

  Sementara Amin merupakan kader Partai Golkar yang menjabat Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, yang juga masih menjadi anggota DPRD NTB periode 2009-2014. Amin berasal dari Pulau Sumbawa.

  Paket "Suryadi-Johan" diusung tiga parpol yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Persatuan Rakyat Nasional (PPRN), dengan dukungan sembilan kursi dari total 55 kursi di DPRD NTB hasil Pemilu 2009.

  Suryadi merupakan Ketua DPD PKS NTB yang juga Wakil Ketua DPRD NTB, sementara Johan merupakan Wakil Ketua DPD PKS NTB yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB.

  Paket "Harum" diusung oleh 18 parpol yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), PNBK Indonesia, PPDI, Partai Buruh, PNIM, PDP, PSI, PPNUI, PPN, PPI, PKP, Partai Patriot, Partai Merdeka, PMB, PIS, Parta Barnas, Partai Kedaulatan, dan PKPI.

  Harun merupakan mantan Gubernur NTB periode 1998-2003 yang kini masih menjadi anggota DPR dari Partai Gerindra.

  Muhyi kini masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTB, yang juga petinggi Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Wathan (NW) NTB, organisasi Islam terbesar di wilayah NTB.

  Paket Zul-Ichsan diusung empat parpol peserta Pemilu 2009 itu yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI).

  Zulkifli merupakan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PBB NTB, yang masih menjabat Bupati Sumbawa Barat untuk periode keduanya. Jabatan bupati itu diraih sejak 2005.

  Sementara Ichsan adalah mantan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram) yang kini menjabat Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) NTB. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026