Dia menambahkan tabung gas yang bocor berukuran 3 kilogram dan berada dalam kamar mandi dekat dapur. "Dari dua tabung, satu masih utuh lagi masak, lagi bikin sayur buat makan. Satunya meledak," kata Dicky.
Akibat kejadian itu, dua orang korban, termasuk sang balita, terpaksa dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), sedangkan yang lain ke RSUD Pademangan. Para korban, kata dia, mengalami luka bakar di bagian tangan, badan dan kaki, tetapi belum diketahui berapa persen bagian tubuh korban yang terbakar.
Baca juga: Nekat, pria ini curi ratusan tabung elpiji di Tanjung Lombok Utara
Baca juga: Curi dua tabung gas demi Slot Game, tukang parkir di Gunungsari Lobar diringkus polisi
Sementara itu, seorang pengurus RW 03 Pademangan Timur bernama Wiwik menduga kebakaran tersebut terjadi ketika tabung gas yang bocor dibawa ke kamar mandi dan masih tercium bau gas. Ketika kompor dinyalakan dengan menggunakan tabung gas kedua, tiba-tiba terjadi ledakan. "(Tabung) gas yang pertama ditaruh di kamar mandi, terus dia (korban) beli lagi karena ada kebocoran," katanya.
Rumah para korban yang berada di dekat gedung SMK Negeri 23 sempat terbakar, tetapi berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga setempat.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026