Ada yang kita ikat dengan emas, perak atau menggunakan bahan logam stainless biasa
Mataram,(Antara)- Hasil kerajinan Kota Mataram berupa mutiara menjadi incaran ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia yang datang ke Kota Mataram untuk memperingati puncak Hari Koperasi ke-66 di Mataram, Jumat.

Pantuan Antara menyebutkan mutiara yang sudah dibentuk menjadi berbagai jenis pernak pernik seperti kalung, gelang, cincin, anting, tasbih, bros dan lainnya tampak diburu oleh para tamu.

Puluhan pedagang oleh-oleh Khas Mataram di antaranya, mutiara, kaos lombok, dan sarung Lombok berjejer memenuhi sisi kiri kanan jalan depan Kantor Wali Kota Mataram dan Taman Sangkareang.

Syaihul (30) warga Karang Geteng pedagang mutiara, kaos dan sarung Lombok ini mengaku dari tiga jenis barang yang dijajakan kepada para tamu yang datang, mutiara selau menjadi pilihan favorit para tamu.

Karena harga yang ditawarkan tergantung jenis mutiara air tawar atau air laut serta logam pengikat mutiara.

"Ada yang kita ikat dengan emas, perak atau menggunakan bahan logam stainless biasa," katanya.

Sehingga harganya sangat bervariasi, mulai dari Rp20 ribu hingga jutaan rupiah.

Ia mengatakan kegiatan-kegiatan berskala nasional yang sering diadakan di Kota Mataram memberikan dampak positif bagi dirinya dan pedagang-pedagang lainnya di Kota Mataram.

"Dengan banyaknya tamu yang datang, membuka kesempatan kami mencari nafkah karena omzet yang kami dapatkan lebih besar dari biasanya," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, sebagai ibu kota Provinsi NTB Kota Mataram sudah dinyatakan menjadi salah satu daerah tempat Pusat Kegiatan Nasional (PKN), sehingga ke depan event-event bersakala nasional bahkan internasional akan digelar di Kota Mataram.

"Atas kepercayaan itu pemerintah kota ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi para tamu, dengan target sukses penyelenggaraan, sukses pencitraan dan sukses ekonomi," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Wali Kota mengimbau warga masyarakat Kota Mataram senantiasa menjaga kondusivitas di daerah ini, agar para tamu merasa aman, nyaman dan betah berada di Kota Mataram.

"Sehingga tamu bisa membelanjakan uang mereka lebih banyak lagi di daerah ini," katanya.

Pewarta :
Editor: Zulaeha
COPYRIGHT © ANTARA 2026