"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mendapat tambahan anggaran sebesar Rp3,4 miliar, untuk belanja langsung sejumlah kegiatan penting," kata Ketua Komisi IV DPRD NTB H Patompo Adnan.
Mataram (Antara Mataram) - Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menambah anggaran sebesar Rp3,4 miliar untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), agar dapat meningkatkan sarana-prasarana sekolah, dan kegiatan lainnya yang memacu kecerdasan siswa-siswi.

"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mendapat tambahan anggaran sebesar Rp3,4 miliar, untuk belanja langsung sejumlah kegiatan penting," kata Ketua Komisi IV DPRD NTB H Patompo Adnan, di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan, anggaran untuk Dikpora NTB itu telah dituangkan dalam Rancangan APBD NTB 2014 yang telah disetujui menjadi APBD 2014, dalam sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Kamis (12/12) malam yang berakhir Jumat (13/12) dini hari.

APBD NTB 2014 yang ditetapkan DPRD itu, mencapai Rp2,86 triliun lebih, yang mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding APBD perubahan 2013 yang mencapai Rp2,57 triliun lebih.

Penetapan APBD NTB 2014 itu dilakukan setelah mendengar pemandangan umum empat komisi di DPRD NTB yang semuanya menyatakan menyetujui rancangan APBD NTB 2014 untuk ditetapkan menjadi APBD 2014.

APBD NTB 2014 yang ditetapkan itu, dijabarkan dalam 300 program/kegiatan, yang dirinci menjadi anggaran pendapatan sebesar Rp2,863 triliun lebih dan anggaran belanja sebesar Rp2,834 triliun lebih, sehingga terjadi surplus sebesar Rp29,35 miliar lebih.

Pada sidang penetapan APBD NTB 2014 itu, Komisi IV (bidang kesejahteraan rakyat) menyampaikan hasil akhir pembahasan Rancangan APBD NTB 2014 sesuai bidang tugasnya, antara lain yang berkaitan dengan Dikpora NTB.

Komisi IV meningkatkan anggaran belanja Dikpora NTB dari sebesar Rp34,42 miliar lebih menjadi Rp37,82 miliar lebih, atau terjadi penambahan sebesar Rp3,4 miliar pada alokasi belanja langsung.

"Penambahan anggaran belanja langsung Dikpora itu untuk empat program yang mengarah kepada peningkatan kecerdasan siswa-siswi," ujar Patompo.

Keempat program itu yakni peningkatan rencana kegiatan belajar (RKB), sarana-prasarana sekolah, dan pengadaan alat olahraga, serta dukungan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rp1,6 miliar.

Berikutnya, program pengadaan soal ujian Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp1,6 miliar, dan pembiayaan beasiswa untuk pelatihan siswa di Bogor sebesar Rp100 juta, dan program Pederasi Panjat Tebing NTB sebesar Rp100 juta. (*)


Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026