Petenis Alcaraz melaju ke semifinal Argentina Open

id tenis,Alcaraz,Carlos Alcaraz,Argentina Open

Petenis Alcaraz melaju ke semifinal Argentina Open

Carlos Alcaraz. Getty Images via AFP/ELSA

Jakarta (ANTARA) - Kembali berkompetisi di turnamen selepas cedera, Carlos Alcaraz terus menunjukkan peningkatan performanya dengan melaju ke semifinal Argentina Open setelah mengalahkan Dusan Lajovic 6-4, 6-2.

Petenis peringkat dua dunia asal Spanyol itu selanjutnya akan menghadapi Bernabe Zapata Miralles. "Saya pikir saya bermain sangat, sangat baik dari awal hingga bola terakhir, poin terakhir," kata Alcaraz, dikutip dari laman resmi ATP, Sabtu.

"Saya tahu itu akan sangat, sangat sulit. Dusan bermain bagus di lapangan tanah liat, (dia) pemain hebat, sangat tangguh." Sebelum berkompetisi pekan ini, Alcaraz tidak memainkan satu pertandingan pun sejak Paris Masters tahun lalu karena cedera otot yang dia alami.

Namun, dia tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan di Argentina. Sebaliknya, performanya di lapangan terus meningkat. "Saya harus benar-benar solid di dalam lapangan," ujar Alcaraz.

"Pertandingan kedua saya tahun ini dan saya sangat senang dengan penampilan saya." Alcaraz menggunakan sedikit dari seluruh ketrampilannya dalam pertandingan, mulai dari pukulan backhand yang impresif hingga drop shot yang mematikan.

Baca juga: Petenis Medvedev hentikan upaya Auger-Aliassime
Baca juga: Petenis Swiatek melaju ke semifinal Doha


Dia memainkan tenis terbaiknya menjelang akhir set kedua, menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi untuk meningkatkan agresi melawan petenis Serbia itu. Lajovic merupakan lawan lapangan tanah liat berpengalaman yang mencapai final ATP Masters 1000 di lapangan Monte Carlo Masters pada 2019.

Namun, petenis berusia 32 tahun itu tidak dapat menemukan cara untuk membuat Alcaraz tidak nyaman di lapangan Buenos Aires. Alcaraz tidak sempurna dalam penampilannya, tetapi unggulan teratas itu menggunakan semangat kompetitifnya untuk memberikan tekanan konstan, memenangi 53 persen poin pengembalian bola dan mengonversi lima dari 10 break point menjadi kemenangan setelah satu jam 34 menit.