"Sebanyak 9.685 pemilih yang dihapus itu merupakan hasil validasi terakhir yang direkapitulasi dalam rapat koordinasi KPU provinsi dan kabupaten/kota, yang digelar di Mataram, Jumat (21/3)," kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshory.
Mataram (Antara Mataram) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghapus sebanyak 9.685 orang pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang divalidasi sampai 20 Januari 2014 yakni sebanyak 3.478.047 jiwa.

"Sebanyak 9.685 pemilih yang dihapus itu merupakan hasil validasi terakhir yang direkapitulasi dalam rapat koordinasi KPU provinsi dan kabupaten/kota, yang digelar di Mataram, Jumat (21/3)," kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshory di Mataram, Sabtu.

Aksar mengatakan dari rapat koordinasi itu dihasilkan DPT validasi per tanggal 21 Maret 2014, yang direkapitulasi dari laporan masing-masing KPU di 10 kabupaten/kota dalam wilayah NTB.

DPT terbaru yang masih bisa divalidasi hingga 24 Maret atau 14 hari sebelum hari pemungutan suara pemilu legislatif 9 April 2014 itu, sebanyak 3.468.251 jiwa, terdiri dari terdiri dari 1.679.877 jiwa laki-laki, dan 1.788.374 jiwa perempuan.

Rinciannya, Kota Mataram sebanyak 288.884 jiwa (140.038 jiwa laki-laki, dan 148.626 jiwa perempuan), Kabupaten Lombok Barat sebanyak 470.823 jiwa (231.860 jiwa laki-laki, dan 238.963 jiwa perempuan), Kabupaten Lombok Utara sebanyak 160.114 jiwa (79.199 jiwa laki-laki, dan 238.963 jiwa perempuan).

Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 715.647 jiwa (349.607 jiwa laki-laki, dan 366.040 jiwa perempuan), Kabupaten Lombok Timur sebanyak 809.639 jiwa (376.120 jiwa laki-laki, dan 433.519 jiwa perempuan), Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 88.854 jiwa (44.321 jiwa laki-laki, dan 44.533 jiwa perempuan).

Kabupaten Sumbawa sebanyak 328.254 jiwa (161.414 jiwa laki-laki, dan 166.840 jiwa perempuan), Kabupaten Dompu sebanyak 154.043 jiwa (75.803 jiwa laki-laki, dan 78.240 jiwa perempuan), Kabupaten Bima sebanyak 350.438 jiwa (172.225 jiwa laki-laki, dan 178.213 jiwa perempuan), dan Kota Bima sebanyak 101.775 jiwa (49.290 jiwa laki-laki, dan 52.485 jiwa perempuan).

"Masih divalidasi lagi sampai 24 Maret 2014, apalagi masih ada 111 nama pemilih yang masih dikategorikan pengguna NIK (Nomor Induk Kependudukan) invalid. Kami (KPU) akan berkoordinasi dengan unsur pemerintahan daerah untuk memperjelas NIK invalid itu agar hak pilih mereka tidak terabaikan," ujar Aksar.

Mengenai 9.685 pemilih yang dihapus dari DPT, umumnya karena pindah domisili keluar daerah NTB yakni sebanyak 5.506 jiwa, dan pemilih yang meninggal dunia sebanyak 2.966 jiwa, serta pemilih ganda sebanyak 917 jiwa.

Selain itu, sebanyak 234 nama pemilih tidak dikenal atau fiktif, anggota TNI/polti aktif yang terdata sebagai pemilih yakni sebanyak 36 orang, warga yang belum cukup umur (belum dewasa atau menikah) namun terdata sebagai pemilih sebanyak 24 orang.

"Kami sudah ingatkan KPU kabupaten/kota untuk terus memvalidasi DPT sampai batas waktu menurut ketentuan perundang-undangan," ujar Aksar. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026