Mataram, 4/5 (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), KH. M. Zainul Majdi, meminta maskapai penerbangan Garuda Indonesia  memberlakukan tarif murah pada rute penerbangan Jakarta-Mataram untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan.

   Permintaan itu dikemukakan Gubernur NTB saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata NTB di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Senin.

   "Garuda perlu memberlakukan tarif murah agar wisatawan berminat mengunjungi Pulau Lombok dan Sumbawa sebagai bagian dari destinasi unggulan pariwisata Indonesia," ujarnya.

   Ia mengatakan, keengganan wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Lombok yang kaya objek wisata juga erat kaitannya dengan tarif penerbangan langsung Jakarta-Mataram yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan tarif penerbangan Jakarta-Bali.

   Wisatawan lebih memilih Bali sebagai daerah tujuan wisata karena tarif penerbangannya relatif murah, sedangkan tarif penerbangan ke NTB cukup mahal.

   Tarif penerbangan langsung yang diberlakukan maskapai penerbangan Garuda dengan rute Jakarta-Mataram mencapai Rp1,2 juta, sementara tarif penerbangan Jakarta-Bali bisa diperoleh dengan harga Rp400 ribu.

   Selain itu, kata dia, Bali merupakan destinasi pariwisata unggulan Indonesia yang sudah terkenal di berbagai penjuru dunia, berbeda dengan Lombok yang masih dikategorikan daerah berkembang yang membutuhkan dukungan banyak pihak dalam pengembangan sektor kepariwisataan. 

"Kalau ada tiket promo ke NTB yang berkelanjutan, saya optimistis kunjungan wisatawan meningkat secara signifikan," katanya.

   Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB menyebutkan target  kunjungan wisatawan ke NTB pada 2009 sebanyak 556.021 orang, terdiri atas 242.179 orang wisatawan mancanegara (wisman) dan  313.842  wisatawan nusantara (wisnu).

   Gubernur juga menyatakan pihaknya siap mendampingi manajemen  Garuda Indonesia  di Mataram untuk bersama-sama meyakinkan manajemen Garuda di tingkat pusat.

   General Manager Garuda di Mataram, Fredrik Kasiepo, yang mendengar langsung permintaan Gubernur NTB itu mengatakan, pihaknya akan berupaya menindaklanjuti permintaan tersebut ke tingkat pusat.

   "Saya juga berkeyakinan permintaan itu dapat dikabulkan, kami akan sampaikan ke Jakarta dan diharapkan ada tindak lanjutnya," kata Kasiepo.(*)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026