"Berjihad dalam ilmu pengetahuan, semakin terdidik semakin menjadi hamba Allah yang terbaik"Mataram (Antara NTB) - Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi daerah percontohan pertama di Indonesia dari program Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia "(NOVASI) dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan yang dibiayai dana hibah Pemerintah Australia.
Nota kesepahaman pelaksanaan Program INOVASI tersebut ditandatangani oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi, dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno, di Mataram.
Hadir juga Minister Konselor Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Fleur Davis, dan mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal.
Program INOVASI bertujuan untuk meningkatkan mutu membaca dan berhitung terhadap anak usia 7-15 tahun.
Australia mengucurkan dana sebesar 49 juta dolar Australia, untuk membiayai program tersebut di NTB, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua, selama empat tahun.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno, mengatakan program INOVASI selama empat tahun dilakukan di SD dan SMP di enam dari 10 kabupaten di NTB.
Ke enam kabupaten yang terpilih adalah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Bima.
"Enam kabupaten itu dipilih karena baru menyelesaikan pemilihan kepala daerah, jadi ada bupati baru yang diharapkan punya komitmen terhadap program ini," katanya.
Minister Konselor Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Fleur Davis, mengatakan sebagai negara tetangga Indonesia, pihaknya mendukung tantangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Australia, kata dia, sudah membangun 1.155 gedung SMP dan 1.500 madrasah di seluruh Indonesia, sedangkan di NTB sebanyak 41 unit sekolah sejak 2011.
"Indonesia telah membawa lompatan besar. Australia bangga dapat berkontribusi," ujarnya
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi, mengatakan pemilihan NTB sebagai uji coba program INOVASI diyakini sangat besar manfaatnya.
Menurut dia, program INOVASI adalah bagian dari jihad ilmu.
"Berjihad dalam ilmu pengetahuan, semakin terdidik semakin menjadi hamba Allah yang terbaik," katanya.
Pewarta :
Editor:
Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2026