PAN menginginkan ada kadernya yang akan maju pada pilkada 2018. Hal ini sesuai dengan keinginan masyarakat
Mataram (Antara NTB) - Partai Amanat Nasional Nusa Tenggara Barat akan menyiapkan sejumlah kadernya untuk diusung pada pilkada serentak 2018.

Ketua DPW PAN NTB HM Muazim Akbar di Mataram, Kamis mengatakan PAN punya banyak stok kader berkualitas yang dapat ditawarkan kepada masyarakat. Hanya saja, kata dia, semuanya masih dalam proses penjajakan dan tinggal menunggu hasil survei.

"PAN menginginkan ada kadernya yang akan maju pada pilkada 2018. Hal ini sesuai dengan keinginan masyarakat," katanya.

Muazim menjelaskan, PAN merupakan partai politik yang meraih banyak kursi pada pemilu legislatif 2014 terutama di Pulau Sumbawa. PAN juga menguasai lima kursi di DPRD NTB dan satu kursi di DPR RI. Selain itu, sebutnya, PAN juga memiliki basis masa yang jelas disejumlah kabupaten/kota di NTB.

"Itu yang coba kami terapkan, bahwa PAN bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat NTB," tegasnya.

Namun demikian, Muazim menyatakan akan membicarakannya pada saat yang tepat. Saat ini, DPW PAN NTB sedang menyiapkan pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-NTB. Selanjutnya, akan melakukan rapat kerja daerah sekaligus membahas tentang pilkada serentak 2018.

"Hal yang jelas saat ini kami masih fokus dulu untuk konsolidasi di internal partai," terangnya.

Ditanya mengenai siapa saja bakal calon kepala daerah yang akan diusung PAN di 2018, ia mengatakan masih terlalu dini memunculkan nama figur calon kepala daerah, mengingat waktu penyelenggaraan pilkada masih begitu panjang.

"Terlalu dini kalau kami menyebutkan sekarang. Tetapi saat ini tim masih terus bekerja menjaring nama-nama yang nantinya akan di usung di pilkada serentak 2018," jelas Muazim Akbar.

Lebih lanjut, Muazim menyatakan, selain waktu pilakada masih dua tahun, hal lain yang menjadi pertimbangan, yakni peta politik terkait pilkada cenderung akan berubah-ubah, bahkan memungkinkan terdapat koalisi besar. Sebab, untuk dapat mengusung pasangan calon di pilgub NTB 2018, tentunya PAN harus berkoalisi dengan partai lainnya.

"Makanya belum saatnya kita bicara nama figur," imbuhnya.

Pada tahun 2018, sejumlah daerah di NTB akan melaksanakan pilkada. Antara lain pilkada gubernur dan wakil gubernur, pilkada bupati dan wakil bupati Lombok Barat, pilkada bupati dan wakil bupati Lombok Timur, dan pilkada wali kota dan wakil wali kota Bima. (*)

Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026