Pengamat Unej : Ketiga cawapres sepakat kuatkan ekonomi kerakyatan

id debat cawapres,debat kedua,pilpres 2024,pengamat ekonomi Unej,pemilu 2024, debat kedua

Pengamat Unej : Ketiga cawapres sepakat kuatkan ekonomi kerakyatan

Pengamat sekaligus peneliti ekonomi Universitas Jember Ciplis Gema Qori'ah. ANTARA/Dok. pribadi

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Pengamat ekonomi Universitas Jember (Unej) Ciplis Gema Qori'ah menyebutkan bahwa ketiga calon wakil presiden (cawapres) sepakat menguatkan ekonomi kerakyatan dalam debat kedua yang digelar KPU RI pada Jumat (22/12) malam.

"Semua cawapres dalam isu bidang ekonomi kerakyatan dan digital mempunyai pandangan dan pendapat yang serupa bahwa ekonomi kerakyatan sebaiknya terus dikuatkan," katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Menurutnya penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan peran sistem digital untuk mempermudah berbisnis dan membuka usaha baru dengan tetap mendapatkan perlindungan atas data-data pribadi dan sistem yang aman.

"Selain itu dengan peningkatan peran digital, produk dalam negeri dapat ditingkatkan kualitas dan kuantitas-nya sehingga mampu menembus pasar global dengan pendampingan yang berkelanjutan dari pemangku kepentingan yakni pemerintah daerah, perguruan tinggi dan balai latihan kerja," tuturnya.

Baca juga: Mahfud sebut Cak Imin menyimpang dari rumus soal pertumbuhan ekonomi
Baca juga: Cak Imin: "Slepetnomics" solusi pembangunan ekonomi Indonesia


Ia menjelaskan cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam debat itu menyampaikan program meningkatkan kapasitas digital bagi UMKM untuk peningkatan kualitas produk, pemasaran dan akses kredit; meningkatkan literasi keuangan masyarakat supaya tidak terjerat pinjaman dan judi daring.

"Beliau juga berpendapat bahwa perlu andil pemerintah daerah dalam mendampingi UMKM dan masyarakat melalui sosialisasi dan pengenalan regulasi keuangan dan perlu peningkatan infrastruktur penyediaan akses internet yang lebih cepat dan mudah di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.

Sedangkan cawapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa pihaknya akan menurunkan angka pinjaman dan judi daring, meningkatkan peran perangkat cyber security di semua sistem, melindungi ecommerce domestik supaya tidak tergerus oleh ecommerce asing.

"Kemudian pasangan cawapres nomor urut dua itu juga berjanji akan melindungi produk dalam negeri dari barang impor, serta meningkatkan literasi digital dan peningkatan SDM dengan melibatkan peran anak-anak muda Indonesia," ujarnya.

Sementara cawapres Mahfud Md menyampaikan gagasan untuk meningkatkan infrastruktur fisik baik sambungan internet dan piranti pendukung di seluruh pelosok negeri dan meningkatkan infrastruktur regulasi dengan membentuk dan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis digital yang dinaungi oleh regulasi dan penegakan hukum yang kuat.

Baca juga: Mahfud: Ide Gibran naikkan rasio pajak jadi 23 persen tak masuk akal
Baca juga: Pengamat: Cawapres kurang paparkan kedalaman analisis-solusi praktis


"Prof. Mahfud juga berjanji meningkatkan infrastruktur digital (cyber security) berupa perlindungan terhadap sistem yang terhubung ke internet sehingga perangkat keras, perangkat lunak dan data penduduk tetap terlindungi," katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan tiga pasang capres-cawapres peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 pada Senin 13 November 2023. Hasil pengundian nomor urut sehari berselang menetapkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Selepas debat pertama antar-capres pada Selasa (12/12), KPU menggelar debat kedua yang melibatkan tiga cawapres pada Jumat (22/12) di Jakarta. Tema debat kedua meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.