Mataram, 19/6 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kini

sedang merancang metode pemanfaatan TKI sebagai duta promosi wisata unggulan di luar negeri.

  "Kami tengah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB untuk merealisasikan program promosi wisata unggulan melalui TKI," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) NTB, M. Agus Patria, di Mataram, Jumat.

   Ia mengatakan, upaya koordinasi juga dilakukan dengan Apjati (Asosiasi Pengusaha Jasa TKI) NTB untuk memantapkan rencana tersebut.

   Patria mengatakan, TKI asal NTB yang akan diberangkatkan ke negara tujuan akan dibekali pengetahuan tentang potensi wisata unggulan sehingga mereka dapat menjelaskan kepada pihak yang membutuhkan informasi pariwisata.

   Para TKI itu pun akan diberi brosur dan bahan cetakan lainnya tentang pariwisata unggulan NTB untuk disebar di negara tempat  TKI itu bekerja.

   "Brosur seperti apa dan berapa jumlahnya serta ditujukan kepada siapa saja, itu akan dibahas lagi secara terkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," katanya.

   Sementara itu, Ketua Apjati NTB,  H.M. Muazzim Akbar, SIP, mengatakan, pihaknya sudah pernah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan para pengelola Perusahaan Pengerah Jasa TKI Swasta (PPTKIS) atau yang dulu dikenal dengan sebutan Perusahaan Pengerah Jasa TKI (PPJTKI), untuk membahas rencana tersebut.

   Menurut Muazzim, pimpinan PPTKIS juga wajib membekali calon TKI yang akan diberangkatkan luar negeri dengan pengetahuan yang memadai tentang potensi wisata unggulan NTB.

   "Karena itu, rapat koordinasi terpadu dengan unsur pemerintah perlu dilakukan agar rencana itu berjalan sesuai harapan semua pihak," katanya.

   Ia mengatakan, berbagai hal yang perlu dilakukan terkait upaya pemanfaatan TKI sebagai duta promosi wisata unggulan di NTB itu perlu dimantapkan oleh semua pihak.

   NTB merupakan salah satu daerah potensial pengirim calon TKI ke luar negeri, Lebih dari 400 ribu dari total 4,2 juta penduduk NTB bekerja di luar negeri sebagai TKI.  

"Setiap tahun lebih dari 65 ribu orang TKI asal NTB yang diberangkatkan ke sejumlah negara. Terbanyak ke Malaysia mencapai 75 persen," katanya.

   Pendapatan puluhan ribu TKI asal NTB itu setiap tahun dapat mencapai Rp700 miliar yang dikirim ke sanak keluarganya yang ada di NTB. (*)

 



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026