Mataram, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Kuala Lumpur, Malaysia, memprogramkan paket wisata "Lombok Sumbawa Day".

  "Program paket wisata 'Lombok Sumbawa Day' tersebut akan diluncurkan di Kuala Lumpur, Malaysia pada Oktober atau November 2009," kata Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Badrul Munir, kepada wartawan di Mataram (4/7).

  Wagub NTB baru datang dari Kuala Lumpur untuk mengkoordinasikan program paket wisata itu dengan pejabat Kedubes RI.

   "Pada pertengahan atau akhir Juli ini akan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur NTB dan  pejabat Kedubes RI di Kuala Lumpur terkait pembentukan poros Lombok-Kuala Lumpur untuk pengembangan pariwisata, tenaga kerja dan perdagangan," katanya.

   Penandatanganan MoU itu akan berlangsung di Mataram, sehingga pejabat Kedubes RI di Kuala lumpur yang akan berkunjung ke NTB.

   "Program paket wisata 'Lombok Sumbawa Day' yang akan digelar di Kuala Lumpur beberapa bulan mendatang merupakan bagian dari rencana pembentukan poros Lombok-Kuala Lumpur," katanya.

   Ia mengungkapkan hasil pertemuan koordinasi dengan pejabat Kedubes RI di Kuala Lumpur antara lain menyepakati paket wisata "Lombok Sumbawa Day" di Kuala Lumpur yang akan digelar rutin setiap tahun.

   Kedubes RI di Kuala Lumpur bekerja sama dengan perusahaan perkebunan sawit di Malaysia, Felda Plantations SDN. BHD, akan  menyediakan lokasi penyelenggaraan "Lombok Sumbawa Day".

   Pemerintah Provinsi NTB wajib mengisi lokasi itu dengan berbagai ornamen Lombok dan Sumbawa.  "Saya sudah lihat lokasi yang disediakan Felda Plantations SDN. BHD, dan cukup  representatif," katanya.

   Felda Felda Plantations SDN. BHD merupakan perusahaan Malaysia yang banyak mempekerjakan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTB atau sekitar 70 persen TKI asal NTB diserap Felda Plantations SDN. BHD.

   Setiap tahun NTB mengirim puluhan ribu TKI ke Malaysia dan pada tahun 2008 jumlah TKI daerah ini yang dikirim ke Malaysia mencapai 32 ribu orang.

   Munir juga mengungkapkan upaya bersama Pemprov NTB dan Kedubes RI serta departemen terkait di Jakarta untuk membuka rute penerbangan langsung Kuala Lumpur-Mataram (Lombok).

   Maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) sudah siap merealisasikan rute penerbangan langsung Lombok-Kuala Lumpur itu dalam waktu dekat.

   "Selain penerbangan Merpati dengan rute Kuala Lumpur-Surabaya-Mataram,  juga akan ada penerbangan langsung Kuala Lumpur-Mataram, dan itu sudah disetujui manajemen Merpati," katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026