Kepala Bidang Pencegahan Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Kurnia Mulyadi di Mataram, Jumat, mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan timnya terhadap gelombang pantai, sejauh ini menunjukan kondisi gelombang masih aman terkendali.
"Sampai hari ini, intensitas nelayan melaut masih seperti biasa namun kami tetap mengimbau agar nelayan selalu waspada saat melaut," katanya kepada wartawan.
Ia mengatakan, biasanya nelayan disarankan untuk tidak melaut ketika masuk musim angin barat karena ketinggian gelombang pantai saat itu bisa mencapai di atas dua meter.
"Kalau kondisiinya seperti itu, tanpa kita minta nelayan sendiri tidak akan berani melaut. Nelayan sudah sangat paham dan mengerti kapan mereka bisa turun dan tidak," kata Kurnia.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram Hj Baiq Sujihartini, dimana dari hasil pantauanya terhadap aktivitas nelayan saat ini masih relatif normal.
"Dalam sehari nelayan bahkan turun melaut hingga tiga kali, termasuk pada malam hari," katanya.
Sujihartini mengatakan, nelayan rata-rata sudah terbiasa dan mampu membaca kondisi cuaca, sehingga mereka tahu persis jam-jam aman untuk mereka bisa melaut.
"Hasil tangkapan nelayan kota sekarang bahkan bisa dikatakan sedang banyak terutama untuk jenis ikan tongkol, sehingga nelayan tidak menyia-nyiakan waktu untuk turun melaut selagi cuaca memungkinkan," katanya.
Lebih jauh, Kadis DKP Mataram ini menyebutkan, produksi ikan tangkap nelayan Mataram dalam setahun mencapai 1,7 juta ton, dengan rata-rata jenis produksi ikan tongkol.
Ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Mataram, cukup populer terutama untuk hasil produksi pemindangannya, sehingga pemasaran tongkol tidak hanya untuk dalam kota melainkan juga untuk luar kota.
"Kalau sore hari, di kampung nelayan pesisir pantai banyak mobil-mobil dari kabupaten/kota lainnya antre membeli tongkol yang akan dijual kembali di wilayah masing-masing," katanya.
Oleh karena itu untuk lebih mendukung produksi nelayan, pihaknya terus memberikan pelatihan-pelatihan pengelolaan hasil tangkapan terutama saat hasil tangkapan tinggi agar harganya tetap stabil.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026