Presiden Mesir tegaskan soal rekonstruksi Gaza

id mesir,rekonstruksi gaza

Presiden Mesir tegaskan soal rekonstruksi Gaza

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama organisasi kemanusiaan Mesir, Mishr Al Kheir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina, yang dilakukan di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025). (ANTARA/HO-Baznas RI)

Kairo (ANTARA) - Presiden Mesir Abdel Fatah Al Sisi pada Minggu memastikan pemerintahannya sedang mempersiapkan rencana 'komprehensif' untuk membangun kembali Jalur Gaza tanpa memindahkan warga Palestina.

Dia menegaskan hal itu saat bertemu ketua Kongres Yahudi Dunia Ronald Lauder di Kairo, menurut pernyataan dari kantor Presiden Mesir. Sisi menekankan pentingnya rekonstruksi Gaza dimulai dan penduduknya tidak dipindahkan secara paksa dari wilayah kantong Palestina itu, yang hancur lebur akibat agresi militer Israel.

Menurut dia, semua pihak perlu “bertindak secara bertanggung jawab untuk menjaga gencatan senjata” dan konflik yang meluas “akan merugikan semua pihak.”

“Pembentukan negara Palestina berdasarkan perjanjian perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, adalah satu-satunya jaminan untuk mencapai perdamaian abadi,” kata Sisi.

Baca juga: Mesir tolak relokasi warga Palestina dari Jalur Gaza

Sisi dan Lauder juga membahas pemulihan stabilitas kawasan dan upaya Mesir membantu pelaksanaan perjanjian gencatan senjata di Gaza, termasuk pertukaran tawanan, dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah itu.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyerukan pengambilalihan Gaza dan merelokasi penduduknya agar wilayah itu bisa dikembangkan menjadi resor pantai yang disebutnya sebagai "Riviera di Timur Tengah."

Baca juga: Sebanyak 39,6 ton biji kopi robusta diekspor ke Mesir

Usulan itu, yang dilontarkan Trump setelah gencatan senjata mulai diberlakukan di Gaza pada 19 Januari, ditolak dunia Arab dan negara-negara lain, yang menganggap hal itu sebagai pembersihan etnis.

Sumber: Anadolu