Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan realisasi pendapatan daerah anggaran tahun 2024 mencapai 95 persen atau tidak mencapai target 100 persen.

"Total pendapatan daerah yang ditargetkan mencapai Rp 3,465 triliun lebih, berhasil terealisasi sebesar Rp 3,316 triliun lebih atau 95,69 persen," kata Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwijaya dalam laporan penyampaian LKPJ Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 dalam sidang paripurna di DPRD Lombok Timur, Jumat.

Ia mengatakan pendapatan daerah tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar lebih dari Rp 412, 685 miliar, dari target Rp 605,868 miliar lebih.

Sementara pendapatan transfer menunjukkan performa sangat baik dengan realisasi Rp 2,798 triliun lebih dari target Rp 2,821 triliun lebih. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah mencatatkan capaian luar biasa sebesar Rp 104,914 miliar lebih, melampaui target hingga 277,73 Persen dari Rp 37,775 miliar lebih. 

" Untuk sisi belanja daerah dari target sebesar Rp 3,401 triliun lebih realisasi mencapai Rp 3,208 triliun lebih atau 94,32," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Lombok Timur percepatan pendapatan pajak daerah Tahun Anggaran 2024

Wabup juga memaparkan dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp 32,314 miliar lebih atau 343,24 persen dari target Rp 9,414 miliar lebih. 

Sementara pengeluaran pembiayaan mencapai Rp 85,448 miliar atau  116,39 persen dari target Rp 73,413 miliar lebih.

Ia berjanji ke depan realisasi pendapatan daerah akan terus ditingkatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Apa-apa yang kurang tentunya akan ditingkatkan ke depannya," katanya.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026