Banjir rendam dua kecamatan di Dompu, 965 kepala keluarga terdampak

id Banjir Dompu, Bencana Hidro Meteorologi, BPBD Kabupaten Dompu, Cuaca Ekstrem, BMKG, Darurat Bencana

Banjir rendam dua kecamatan di Dompu, 965 kepala keluarga terdampak

Tampak seorang warga berusaha menyelamatkan barang-barang penting dari rumah mereka yang terendam banjir di Lingkungan Kampo Sigi, Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Selasa (11/11/2025). Hujan deras yang mengguyur wilayah setempat menyebabkan tiga sungai meluap dan merendam ratusan rumah di dua kecamatan. ANTARA/Ady Ardiansah

Dompu (ANTARA) - Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Selasa sore, setelah hujan deras disertai kilat mengguyur wilayah setempat selama lebih dari dua jam. Akibat peristiwa itu, sebanyak 965 kepala keluarga terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dompu, H. Wan Muhtajun, menjelaskan kepada ANTARA, Selasa malam, bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai turun sejak pukul 13.30-15.30 Wita.

"Kondisi itu menyebabkan tiga sungai utama, yakni Sungai Laju, Sungai Silo, dan Sungai Soa, meluap dan merendam permukiman warga," ujarnya.

Ia menyebutkan, di Kecamatan Dompu, genangan terparah terjadi di Kelurahan Bada, Potu, Bali Satu, dan Karijawa dengan ketinggian air antara 20 hingga 150 sentimeter. Sementara di Kecamatan Woja, banjir merendam Kelurahan Simpasai, Kandai Dua, serta Desa Wawonduru dan Baka Jaya, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa titik.

Selain merendam ratusan rumah, lanjut Wan Muhtajun, banjir juga merusak fasilitas pendidikan.

"Pagar SD Negeri 22 Woja di Desa Nowa roboh akibat derasnya arus air," katanya.

Baca juga: Ketika air turun tanpa peringatan

Ia menambahkan, dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir, sementara tiga lainnya mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Kempo.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Dompu bersama unsur TNI, Polri, serta aparat kelurahan dan kecamatan telah diterjunkan untuk melakukan pendataan, membantu evakuasi warga, serta membersihkan material lumpur di lokasi terdampak.

"Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyiapkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan perbaikan infrastruktur," paparnya.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah Dompu, Hu’u, Kempo, Woja, Pekat, dan Manggelewa masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

"Hingga Selasa malam, kondisi banjir dilaporkan mulai surut, namun petugas gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi hujan lanjutan di wilayah terdampak," pungkasnya.

Baca juga: Tajuk ANTARA NTB: Banjir dan ujian mitigasi di tanah Bima-Dompu
Baca juga: Banjir di Dompu rendam dua desa, akses jalan terputus
Baca juga: Hujan semalam picu banjir di Dompu, Ratusan rumah dan lahan pertanian terendam

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.