Kota Mataram (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan capaian strategis dalam penguatan kualitas akademik dengan menambah satu guru besar, yakni Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd, Bi, pada bidang Reading in English Language Teaching (ELT).
Pengangkatan Prof. Hijril Ismail sebagai guru besar ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 44690/KTP.KP/2025, yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST, MT, bertempat di Ruang Temu Rektor UMMAT, Senin (29/12) lalu.
Penyerahan tersebut, disaksikan Rektor UMMAT Drs. Abdul Wahab, MA, didampingi Wakil Rektor II Ir. Asmawati, MP, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat reputasi akademik di tingkat regional maupun nasional.
Rektor UMMAT menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian akademik yang diraih Prof. Hijril Ismail.
Menurut Abdul Wahab, bertambahnya guru besar menjadi indikator penting kemajuan perguruan tinggi dalam menjalankan caturdarma, khususnya pengembangan keilmuan dan riset.
"Kami merasa bangga atas pencapaian ini. Semoga kehadiran guru besar baru dapat memperkuat kontribusi akademik, meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran, serta semakin mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Mataram," ujarnya.
Baca juga: Tim Medis UMMAT lakukan trauma healing anak dan ibu terdampak banjir di Aceh Tamiang
Ia menegaskan, peran guru besar sangat strategis dalam mendorong produktivitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VIII I Gusti Lanang Bagus Eratodi, mengapresiasi konsistensi UMMAT dalam mendorong dosen mencapai jabatan fungsional tertinggi.
Baca juga: UMMAT raih bronze winner anugerah Dikti Saintek 2025
Ia berharap, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan kontribusi keilmuan.
"Penambahan guru besar ini semakin memperkokoh posisi UMMAT sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi, sekaligus menegaskan komitmennya dalam penguatan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat," tutupnya.