Denpasar (ANTARA) - BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat sebanyak 2.469 penumpang tiba di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, selama arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dihimpun sejak 27 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.elah dibuka sejak 18 Desember 2025.
"Kami perkirakan arus balik masih akan tetap terjadi hingga pekan kedua Januari 2026," kata Kepala Pelni Cabang Denpasar Arfah Yusuf di Denpasar, Bali, Minggu.
Sebanyak 2.469 orang penumpang tiba di Benoa, Denpasar yang dihimpun BUMN tersebut diangkut oleh dua armada kapal saat arus balik yakni Kapal Motor (KM) Awu dan Binaiya.
Ada pun kedatangan penumpang tertinggi terjadi pada Sabtu (3/1) sebanyak total 2.034 orang tiba di Pelabuhan Benoa Denpasar dari Waingapu dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Pelni sebut diskon tiket kapal saat Nataru tersisa 32 persen
Pelayanan angkutan Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Benoa dilayani empat armada milik Pelni yaitu KM Awu, Binaiya, Tilongkabila dan Leuser yang dominan melayani pelayaran menuju sejumlah kota di Indonesia bagian timur.
Masing-masing kapal itu memiliki pengaturan kapasitas sekitar 1.000 penumpang dan khusus menyambut periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2026, pihaknya mendapat dispensasi dari pemerintah sehingga dapat menambah 40-50 persen kapasitas atau menjadi hingga 1.500 orang per kapal.
Baca juga: Pelni siap menghadapi momen arus balik di Pelabuhan Tanjung Priok
Ia memastikan kenyamanan penumpang selama arus mudik dan balik Natal dan tahun baru, karena telah dilengkapi kursi, matras dan alat keselamatan di dalam kapal serta seluruh armadanya laik untuk melayani angkutan Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan jadwal pelayaran hingga pekan kedua yakni pada 7-18 Januari 2025, ada delapan jadwal kedatangan dari Lembar, Bima, Surabaya, dan Waingapu.
Sehingga arus balik diperkirakan masih berpotensi tetap terjadi meski periode Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berakhir pada Senin (5/1) yang t