Masyarakat bisa donasi pakaian layak di "drop box"

id donasi pakaian bekas,pakaian bekas,drop box pakaian bekas,stasiun MRT

Masyarakat bisa donasi pakaian layak di "drop box"

Drop box pakaian bekas yang terletak di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Jakarta (ANTARA) - Moda Raya Terpadu kini menyediakan kotak penampungan atau drop box yang memfasilitasi masyarakat untuk donasi pakaian layak sebagai bentuk komitmen inklusivitas kepada teman-teman difabel sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Program Menjahit Lemari yang diinisiasi MRT Jakarta merupakan program yang berkolaborasi dengan Yayasan Teman Hebat Berkarya untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan disabilitas melalui pengelolaan pakaian bekas yang masih layak.

Seorang penumpang asal Tangerang Selatan, Reza (33), ditemui saat mendonasikan pakaiannya di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu, mengaku senang dengan inovasi MRT yang memfasilitasi dirinya melakukan decluttering, atau aktivitas merapikan isi lemari yang kini semakin populer di kalangan urban.

"Saya biasanya bingung mau donasi pakaian bekas di mana, berhubung saya menganut prinsip one come, one out atau saat membeli satu baju baru, maka satu baju baru yang lama dan jarang dikenakan juga harus keluar agar tidak memenuhi lemari. Sekarang ada drop box ini jadi benar-benar bisa membantu," katanya.

Reza mengemukakan program Menjahit Lemari menjadi solusi untuk mengurangi sampah tekstil sebagai salah satu upaya untuk mengurangi emisi karbon.

"Tumpukan sampah kita kan semakin banyak ya sekarang, jadi ini salah satu kontribusi yang bisa kita lakukan untuk lebih peduli dengan lingkungan," ujar dia.

Baca juga: Jakarta, Transport Ministry agree to speed up mass transit integration

Selain itu, menurutnya, program ini dapat memberdayakan disabilitas untuk mewujudkan gerakan transportasi umum dan masyarakat yang lebih inklusif.

"Teman-teman difabel juga diberdayakan melalui program ini, saya jadi penasaran nanti jadi karya apa ya, baju-baju yang saya sumbangkan ini?" tuturnya.

Di Stasiun Bundaran HI, masyarakat bisa masuk melalui pintu A atau C menuju pintu utama. Drop box terletak di sebelah kiri, tepat di samping alat pemadam api ringan (APAR). Mengingat drop box tersebut lokasinya dapat berpindah-pindah, masyarakat bisa langsung bertanya kepada petugas. Untuk sementara ini, drop box pakaian bekas tersedia di Stasiun Bundaran HI, Bendungan Hilir, dan Lebak Bulus.

Baca juga: Sebanyak 4,4 juta pelanggan gunakan layanan MRT Jakarta pada Oktober 2025

Pakaian bekas yang disalurkan melalui drop box di MRT ini nantinya disortir dan dikelola ke dalam tiga hal, yaitu upcycle (daur ulang) menjadi karya kreatif oleh komunitas disabilitas, thrift sale atau penjualan kembali yang hasilnya akan dialokasikan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan disabilitas.

Tak hanya itu, pakaian yang sudah didonasikan juga bisa disalurkan kepada masyarakat atau lembaga yang membutuhkan.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.