
Perbaikan infrastruktur vital bagi pemulihan ekonomi Sumatera

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai perbaikan dan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak sangat vital pada pemulihan kegiatan perekonomian pascabencana Sumatera.
“Ini yang penting setelah tanggap darurat untuk kebutuhan dasar. (Perbaikan infrastruktur) Untuk memberikan akses, memperbaiki akses supaya mereka bisa survive tanpa ada di luar bantuan yang diberikan,” kata Faisal saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Faisal menilai, infrastruktur yang kembali pulih diharapkan mampu memberikan kekuatan dan kemandirian bagi masyarakat korban bencana untuk mulai menggerakkan geliat ekonomi mereka.
“Kita harapkan mereka bisa pulih dengan kemampuan sendiri, tapi tidak terus menerus bergantung pada bantuan langsung dari pemerintah maupun dari pihak-pihak yang lain. Nah oleh karena itu maka akses harus diperbaiki infrastruktur,” ujar dia.
Lebih lanjut, Faisal mengatakan pemerintah dapat melakukan intervensi lainnya ke beberapa tahapan. Sebelum melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak, langkah pertama adalah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan yang paling dasar dan bersifat urgen seperti makanan laik dan pakaian bersih.
“Pemerintah bisa bukan hanya secara langsung memberikan bantuan tersebut, tapi juga memobilisasi bantuan-bantuan dari banyak (pihak), dari komunitas atau masyarakat di luar yang terkena bencana. Pemerintah berperan menjadi fasilitator, mediator, di samping memberikan bantuan secara langsung untuk tanggap darurat,” jelas Faisal.
Baca juga: Konstruksi sekolah terdampak banjir Aceh dipercepat
Setelah melakukan langkah tanggap darurat dan perbaikan infrastruktur, upaya selanjutnya yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah membangun kembali rekonstruksi agar kegiatan ekonomi yang diharapkan menjadi lebih baik.
“Setelah infrastruktur dibangun tentu saja sumber-sumber ekonomi pendapatan, lahan pertanian, perkebunan, pusat-pusat perdagangan dan lain-lain, fasilitas umum, fasilitas sosial harus dibangun,” kata Faisal.
Baca juga: Pantai Ampenan Mataram bakal punya mercusuar canggih pendeteksi bencana
“Nah itu yang tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Dan tentu saja sekali lagi sebetulnya ini bisa menggalang bantuan atau support bukan hanya dari pemerintah tapi dari banyak pihak, seharusnya begitu,” ujarnya menambahkan.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
