Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan prajurit batalyon teritorial pembangunan (Yon TP) untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan cara melindungi dan melayani masyarakat secara maksimal.
Hal tersebut dikatakan Sjafrie saat meninjau prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) TP 848/Satya Pandya Cakti (SPC) yang merupakan bagian dari Brigif TP 88/KBK Kodam II/Sriwijaya di Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26/2).
"Kehadiran satuan harus dirasakan rakyat sebagai pelindung dan pengayom. Dengan demikian, tumbuh rasa memiliki dari masyarakat terhadap TNI,” kata Sjafrie kepada para prajurit seperti dikutip siaran pers Kemenhan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut Sjafrie, banyak yang bisa dilakukan prajurit Yon TP untuk memastikan masyarakat sekitar merasa aman. Salah satunya dengan patroli bermotor bersenjata dengan buddy system sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti begal dan peredaran narkoba.
Baca juga: Menhan meninjau Yonif TP 888/Satria Sejati pastikan kesiapan prajurit
Selain itu, lanjut Sjafrie, prajurit juga bisa menggandeng masyarakat melakukan kegiatan positif seperti pembudidayaan perkebunan atau bahan pangan lainnya. Dengan demikian, wawasan masyarakat menjadi terbuka akan pengelolaan pangan sehingga roda perekonomian berputar dan angka kriminalitas pun bisa menurun.
Baca juga: Menhan tegaskan di Dompu: TNI harus selalu dekat dengan rakyat
Di akhir kunjungannya, Sjafrie meminta para prajurit untuk lebih semangat dalam menjalani tugas pelayanan bagi masyarakat.
"Prajurit harus memiliki kemampuan, tetapi lebih dari itu harus memiliki kesanggupan untuk hadir dan mengabdi kepada rakyat, jelas Sjafrie.
Pewarta : Walda Marison
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026