Ed Sheeran doyan tempe dan rendang masakan Indonesia

id Ed Sheeran (REUTERS/Fred Thornhill)

Ed Sheeran saat tampil di MuchMusic Video Awards (MMVAs) di Toronto (21 Juni 2015) (REUTERS/Fred Thornhill)

Mataram (ANTARA) -  Ed Sheeran menutup rangkaian tur Divide World Tour 2019 di Asia dengan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, malam ini.

Meski dikabarkan sudah memboyong juru masak sendiri, rupanya pelantun lagu "Thinking out loud" ini penasaran dengan masakan Indonesia.

Lewat unggahan Instagram Renny Sutiyoso, Ed Sheeran tampak sedang santap malam di restoran Tugu Kuntskring Paleis bersama sang istri pada Kamis malam.

 

Dalam unggahan itu Renny menyebut Ed Sheeran meminta dikirimi tempe sambal ijo dan rendang saat manggung di GBK.

"Terima kasih Ed Sheeran sudah memilih makan di Kunstkring sebelum manggung besok, saya akan mengirim tempe sambel ijo dan rendang ke belakang panggung sesuai permintaanmu," kata Renny dalam unggahan foto yang menampilkan Ed Sheeran tengah berselfie dengan sejumlah orang yang tampak seperti karyawan restoran tersebut.

Ed Sheeran yang mengenakan kaus putih, topi dan kaca mata, tersenyum ramah di foto.

Suami Cherry Seaborn itu juga tersenyum saat berselfie dengan pemilik akun Instagram @taraarisa yang juga mengunggah momen bertemu Ed Sheeran di Kunstkring.

Peraih penghargaan Top Touring Artist Billboard Music Awards 2019 itu dikabarkan adalah seorang pescatarian, yakni hanya mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan-hewan laut, terutama ikan. Namun, rupanya Ed Sheeran senantiasa menyempatkan diri mencicipi menu lokal di tempat dia singgah.

Sebelumnya, di Thailand dia mengunggah pengalamannya makan di restoran Gaggan milik chef Gaggan Anand di Bangkok yang menyajikan santapan unik dengan teknik gastronomi molekular.

Rangkaian tur Divide World Tour 2019 sudah berlangsung sejak 16 Maret 2017.

Baca juga: ONE OK ROCK band pembuka konser Ed Sheeran di Jakarta

Baca juga: Ed Sheeran jadi musisi dengan pendapatan tur konser terbesar

 
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar