"Dompu menjadi daerah dengan progres pendataan tertinggi di NTB, yakni mencapai 76,5 persen,"

Dompu (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat progres pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Dompu mencapai 76,5 persen hingga 22 Juli 2026 yang menjadi capaian tertinggi diantara 10 kabupaten/kota di NTB.

"Dompu menjadi daerah dengan progres pendataan tertinggi di NTB, yakni mencapai 76,5 persen," kata Kepala BPS Provinsi NTB H. Wahyudin di Dompu, Rabu.

Menurutnya, tingginya capaian pendataan di Dompu tidak terlepas dari strategi yang diterapkan jajaran BPS Kabupaten Dompu dengan memprioritaskan pendataan di pusat-pusat kegiatan ekonomi.

Petugas sensus terlebih dahulu menyasar pasar tradisional, pertokoan, sentra usaha, serta lokasi yang memiliki konsentrasi pelaku usaha sebelum melanjutkan pendataan ke wilayah lainnya.

"Strateginya adalah mendata lebih dahulu lokasi yang memiliki banyak pelaku usaha, baik usaha mikro, kecil, menengah maupun usaha besar. Dengan strategi itu, progres pendataan dapat meningkat lebih cepat," ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut membuat sebagian besar unit usaha di Kabupaten Dompu telah berhasil didata pada tahap awal pelaksanaan sensus sehingga persentase capaian lebih tinggi dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di NTB.

Meski demikian, Wahyudin mengingatkan seluruh petugas agar tidak hanya mengejar target penyelesaian pendataan, tetapi tetap mengutamakan akurasi dan kualitas data yang dikumpulkan.

"Kami berharap Dompu dapat menyelesaikan pendataan sekitar 20 Agustus sehingga masih tersedia waktu untuk melakukan verifikasi dan penyempurnaan kualitas data apabila masih ditemukan kekurangan," katanya.

Menurut dia, kualitas data menjadi faktor penting karena hasil Sensus Ekonomi 2026 akan digunakan sebagai dasar penyusunan statistik ekonomi, pemetaan potensi usaha, penyusunan struktur ekonomi daerah, serta perumusan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS menurunkan sebanyak 267 petugas di Kabupaten Dompu. Jumlah tersebut terdiri atas 234 Petugas Pendata Lapangan (PPL) yang melakukan pendataan secara langsung kepada pelaku usaha, 32 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) yang bertugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan hasil pendataan, serta satu petugas dan satu pemeriksa khusus untuk menangani objek pendataan tertentu.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026