Mataram, 13/11 (ANTARA) - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Barat (NTB) M. Agus Patria mengatakan tidak ada tenaga kerja Indonesia (TKI) dari NTB yng dideportasi dari Kuwait.
"Dari sekitar 450 TKI asal berbagai daerah di Indonesia yang dideportasi dari Kuwait, tidak ada dari NTB," katanya di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan para TKI yang dideportasi dari Kuwait tersebut kebanyakan berasal dari Pulau Jawa, namun demikian kita akan terus memantau kemungkinan ada dari NTB.
Menurut dia TKI asal NTB tidak terlalu banyak di Kuwait, yang banyak di Arab Saudi jumlahnya ribuan orang. Pada 2008 NTB mengirim lebih dari seribu TKI ke Arab Saudi.
"Masyarakat NTB lebih senang menjadi TKI di Arab Saudi karena mendapat upah yang besar serta diberikan kesempatan menunaikan ibadah haji. Ini menjadi sasaran utama TKI NTB," katanya.
Menyinggung deportasi TKI dari Malaysia, ia menjelaskan sejak Januari hingga Mei 2009 tercatat 5.000 TKI asal NTB dideportasi yang sebagian besar dari Malaysia.
"Mereka dipulangkan ke Indonesia setelah tertangkap sebagai TKI ilegal. Dalam seminggu terjadi dua kali deportasi 100 hingga 150 TKI," katanya.
TKI yang dideportasi sebelum pulang ke kampung halamannya biasanya terlebih dulu singgah di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB untuk menerima uang transportasi baik yang berasal dari Pulau Lombok maupun Sumbawa.
"Ini merupakan pekerjaan rutin bagi petugas Disnakertrans NTB meski anggaran yang disediakan untuk mengurus TKI yang dideportasi sangat terbatas," katanya.
Padahal, kata dia, ketika calon TKI berangkat ke luar negeri sama sekali tidak pamit ke Disnakertrans, tetapi kalau sudah mendapat masalah termasuk dideportasi, baru melapor ke istansi ini," katanya.
Kebanyakan TKI yang dideportasi tersebut berangkat melalui calo atau ilegal yang tersebar di Lombok Barat, Lombok Timur dan Lombok Tengah.
"Untuk mengurangi jumlah calo kami terus memberikan penyuluhan ke desa-desa terutama di kantong-kantong calon TKI seperti di Gerung, Wanasaba dan Sekotong," katanya.
Menurut dia secara keseluruhan jumlah calon TKI dari NTB yang berangkat setiap tahun mencapai 30.000-40.000 orang, sebagian besar ke Malaysia kemudian negara-negara di Timur Tengah.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026