Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, sebanyak 11.980 keluarga di Mataram saat ini terdata berisiko memiliki balita kerdil atau ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan, sebanyak 11.980 keluarga di Mataram terindikasi berisiko akan mempunyai balita kerdil atau "stunting". ...
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki 18 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tersebar di enam kecamatan sebagai upaya mencegah dan menurunkan angka stunting dari hulu. ...
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Dr. dr. SA. Nugraheni mengatakan stunting dapat dicegah sejak remaja dengan mengonsumsi makanan bergizi dan beragam. "Mulai ...
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan dana sekitar Rp1 miliar untuk pulsa internet bagi 999 orang tim pendamping keluarga berisiko ...
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, tiga kelurahan di Mataram terindikasi masuk zona merah keluarga berisiko ...
Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap membantu menurunkan angka stuntingmelalui 361 posyandu keluarga (posga) di kota ...
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah menurunkan 933 orang tim pendamping keluarga untuk mendata keluarga yang berisiko ...
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menggencarkan program layanan pemasangan alat kontrasepsi keluarga berencana (KB) gratis di enam ...
Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, Pemerintah Kota Mataram memiliki pusat layanan posyandu berkualitas sehingga mampu menekan angka kasus balita ...