Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera menduplikasi secara masif pengolahan sampah organik dengan sistem "tempah dedoro" di sekolah-sekolah di kota itu. ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan optimistis mampu menekan volume sampah organik hingga 60 persen melalui sistem pengolahan sampah organik menggunakan ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan uji coba sistem pengolahan sampah organik dengan menggunakan "tempah dedoro" atau tempat sampah, khusus sampah ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menambah kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo, Ampenan, dari awalnya 120 ton menjadi 400 ton per hari. ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkanKementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jendral Cipta Karya telah menyetujui dan menyiapkan anggaran Rp90 ...
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo, Ampenan dengan kapasitas 120 ton direncanakan mulai dibangun 2026. ...
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan pada akhir tahun 2025 segera mengolah sampah minimal 30 ton per hari menggunakan mesin insinerator dengan ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoptimalkan petugas kebersihan selama musim hujan guna mengantisipasi adanya tumpukan sampah pada titik-titik tertentu. ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, siap mendukung dan memfasilitasi peningkatan status Tempat Pengolahan Sampah (TPST) modern Sandubaya dari Unit Pelaksana Teknis Daerah menjadi ...
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengusulkan kembali pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo, Ampenansebagai salah satu solusi penanganan sampah di ...