Satgas Pangan NTB mengecek pasokan dan harga bahan pokok
Jumat, 20 Maret 2020 16:13 WIB
Kasatgas Pangan NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra (kedua kiri) bersama pihak dinas perdagangan ketika melakukan sidak pasokan dan harga bahan pokok di Lotte Grosir, Mataram, NTB, Jumat (20/3/2020). (ANTARA/Dhimas B.P.)
Mataram (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Nusa Tenggara Barat dari pihak kepolisian dan dinas perdagangan setempat, melakukan cek pasokan dan harga bahan pokok di kawasan pasar tradisional dan ritel modern sekelas pasar swalayan wilayah Kota Mataram.
Kasatgas Pangan NTB Kombes Pol I Gustu Putu Gede Ekawana Putra di Mataram, Jumat, mengatakan, sampai saat ini pasokan dan harga bahan pokok masih nisbi normal.
"Kita sudah cek, jadi masyarakat tidak perlu panik untuk membeli kebutuhan pokok, karena pasokan dan harga masih relatif normal," kata Kombes Pol Ekawana Putra yang ditemui usai melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Mataram.
Begitu juga dengan tujuan dari turun lapangannya, Satgas Pangan NTB ingin memastikan bahwa pasar tradisional dan ritel modern tidak tutup hingga akhir puasa seperti kabar yang tersebar luas di tengah masyarakat.
"Setelah kita cek, itu hanya isu saja. Kita meminta para pedagang tetap berjualan, pasar dan retail modern harus tetap buka supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya setiap hari," ucapnya.
Dalam sidaknya, Satgas Pangan NTB juga telah meminta pihak ritel modern agar membatasi daya beli masyarakat. Khususnya dalam hal kebutuhan pokok.
"Kalau pembeliannya tidak wajar, berlebihan, tanyakan, pastikan apakah untuk dikonsumsi sendiri atau dijual," kata pejabat Polri melati tiga yang masih aktif menjabat Dirreskrimsus Polda NTB tersebut.
Ada empat lokasi sidak yang dikunjungi Satgas Pangan NTB, yakni pasar Kebon Roek, pasar Mandalika, Lotte Grosir, dan Hypermart di Lombok Epicentrum Mall (LEM).
Kasatgas Pangan NTB Kombes Pol I Gustu Putu Gede Ekawana Putra di Mataram, Jumat, mengatakan, sampai saat ini pasokan dan harga bahan pokok masih nisbi normal.
"Kita sudah cek, jadi masyarakat tidak perlu panik untuk membeli kebutuhan pokok, karena pasokan dan harga masih relatif normal," kata Kombes Pol Ekawana Putra yang ditemui usai melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Mataram.
Begitu juga dengan tujuan dari turun lapangannya, Satgas Pangan NTB ingin memastikan bahwa pasar tradisional dan ritel modern tidak tutup hingga akhir puasa seperti kabar yang tersebar luas di tengah masyarakat.
"Setelah kita cek, itu hanya isu saja. Kita meminta para pedagang tetap berjualan, pasar dan retail modern harus tetap buka supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya setiap hari," ucapnya.
Dalam sidaknya, Satgas Pangan NTB juga telah meminta pihak ritel modern agar membatasi daya beli masyarakat. Khususnya dalam hal kebutuhan pokok.
"Kalau pembeliannya tidak wajar, berlebihan, tanyakan, pastikan apakah untuk dikonsumsi sendiri atau dijual," kata pejabat Polri melati tiga yang masih aktif menjabat Dirreskrimsus Polda NTB tersebut.
Ada empat lokasi sidak yang dikunjungi Satgas Pangan NTB, yakni pasar Kebon Roek, pasar Mandalika, Lotte Grosir, dan Hypermart di Lombok Epicentrum Mall (LEM).
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamendag tindak lanjuti arahan Presiden Prabowo dengan penguatan GernasMapan
09 February 2026 18:40 WIB
Dompu dapat lampu hijau! Mendag siap tata Pasar Ginte dan Manggelewa jadi modern
06 February 2026 11:12 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp3,002 juta/gr dan Galeri24 Rp2,987 juta/gr, Kamis 12 Februari 2026
12 February 2026 8:11 WIB